Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Misteri Mayat Membusuk di Hutan Jatiluwih: Diduga WNA dan Pendaki, Polisi Lacak Identitas Lewat HP

Juliadi Radar Bali • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:51 WIB
MILIK KORBAN : Sejumlah barang milik korban yang ditemukan dari temuan jenazah Mr. X. (foto: juliadi/radar bali)
MILIK KORBAN : Sejumlah barang milik korban yang ditemukan dari temuan jenazah Mr. X. (foto: juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Hingga saat ini identitas mayat Mr. X yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan masih misterius.

Baca Juga: Heboh Temuan Mayat! Misteri Kerangka Berjaket di Hutan Gunung Sari, Diduga Kuat Jasad WNA

Aparat kepolisian dari Polsek Penebel dan Satreskrim Polres Tabanan masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas mayat tersebut, termasuk dengan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Penebel, AKP I Nyoman Arnaya mengatakan, sampai sekarang ini pihaknya belum menemukan identitas resmi dari korban. “Belum, untuk di wilayah Penebel belum kita temukan identitasnya,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin, 29 Juni 2026.

Sejauh ini, jenazah korban masih berada di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah), Denpasar untuk dilakukan autopsi. Meski demikian, proses otopsi masih menunggu surat resmi dari Satreskrim Polres Tabanan. “Masih di Sanglah, rencana diotopsi, menunggu surat dari Reskrim Polres,” jelas AKP Arnaya.

Saat ditanya mengenai dugaan sementara bahwa mayat Mr. X tersebut merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA), AKP Arnaya mengaku belum berani memastikan 100 persen.

Namun, secara kasat mata dari ciri fisik korban memang mengarah ke warga asing. “Kalau dilihat dari postur dan warna kulitnya, iya (diduga WNA), tapi kami belum berani memastikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, hingga kini pihaknya belum menerima adanya laporan orang hilang yang masuk, baik dari masyarakat umum maupun pihak keluarga korban.

Selain itu, hasil penelusuran petugas di sejumlah akomodasi wisata dan penginapan di sekitar kawasan Jatiluwih juga belum menemukan adanya tamu yang dilaporkan hilang atau check-out tanpa keterangan.

"Jajaran Bhabinkamtibmas di desa juga kami kerahkan untuk menggali informasi di masing-masing desa," pungkas AKP Arnaya.

Sementara itu, Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati menambahkan, dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti berharga berupa satu unit handphone, kacamata, dan perlengkapan untuk hiking (mendaki). Penemuan handphone ini diharapkan bisa menjadi titik terang.

"Kami akan identifikasi perihal handphone korban yang kami temukan. Kami akan cek, mudah-mudahan dari handphone tersebut bisa kita buka untuk mengungkap identitas jenazah," jelas AKBP Putu Bayu.

Melihat dari hasil olah TKP dan atribut yang ditemukan di lokasi, kuat dugaan korban adalah seorang pencinta alam. "Kemungkinan besar pendaki karena melihat atribut yang digunakan korban," tegasnya.

Pihak Polres Tabanan telah menyebarluaskan informasi terkait penemuan mayat Mr. X ini. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan sanak keluarga atau warganya, diimbau segera melapor ke Polres Tabanan atau Polsek terdekat.

 "Untuk saat ini kami belum ada menerima informasi atau laporan dari masyarakat soal keluarga yang hilang sejak mayat Mr. X ditemukan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat ini sempat menggegerkan warga Jatiluwih, Penebel pada Minggu, 28 Juni 2026.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang hendak sembahyang ke pura di tengah hutan. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk, bahkan bagian kepala dan tangan korban sudah berbentuk tengkorak. [*]

Editor : Hari Puspita
#temuan jenazah #mr.x #penebel #mayat tanpa identitas #temuan mayat