NEGARA, Radar Bali.id – Jalur tengkorak jalan nasional Denpasar–Gilimanuk kembali memakan korban. Aksi tabrak lari yang brutal menimpa seorang pengendara sepeda motor hingga mengalami luka berat dan patah tulang.
Korban dihantam oleh sebuah bus misterius yang langsung kabur dari lokasi kejadian di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada hari Rabu (1/7/2026) pagi.
Informasi yang dihimpun Radar Bali, insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Kejadian bermula saat korban bernama I Gede Putra Adi Guna, 25, tengah mengendarai sepeda motor antik Honda Astrea Prima bernomor polisi DK 3318 WH. Korban melaju sendirian dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke arah timur (Denpasar).
Baca Juga: Korban Tabrak Lari di Ubung Kaja Dimakamkan, Polisi Buru Sopir Truk
Kondisi cuaca pada pagi hari itu sebenarnya cukup cerah dengan arus lalu lintas yang terpantau sedang. Jalur di lokasi kejadian juga merupakan jalan lurus beraspal baik.
Namun petaka tiba ketika sebuah bus yang datang dari arah berlawanan (timur menuju barat) diduga melaju terlalu ke kanan hingga bersenggolan keras dengan sepeda motor korban.
Akibat benturan yang kuat tersebut, pemuda asal Banjar Dinas Bukit Tumpeng, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan itu langsung terpelanting keras dan jatuh ke sisi kanan jalan. Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab dan memberikan pertolongan, sopir bus yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut justru langsung tancap gas meninggalkan korban yang terkapar kesakitan di badan jalan.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang diduga kuat merupakan aksi tabrak lari di wilayah hukumnya tersebut.
"Korban dalam keadaan sadar saat dievakuasi petugas dibantu warga setempat. Namun, korban mengalami luka yang cukup serius berupa patah tulang pada lengan kanan," ujar Kompol Sartika, Rabu (1/7/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Korban yang berprofesi sebagai karyawan swasta tersebut langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif atas luka berat yang dialaminya.
Sementara itu, untuk kendaraan sepeda motor milik korban hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian rem kaki kanan serta kaca spion yang bengkok. Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp200 ribu.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polsek Mendoyo masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas dari bus misterius tersebut. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian demi memburu pengemudi yang tidak bertanggung jawab tersebut. [*]
Editor : Hari Puspita