TABANAN, Radar Bali.id - Kurangnya konsentrasi saat mengemudi kembali memicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalur tengkorak. Sebuah truk trailer bernomor polisi W 9385 UJ hilang kendali dan menghantam truk box di depannya hingga terguling, bahkan sampai merubuhkan pagar tembok pembatas bank.
Peristiwa apes ini menimpa truk trailer yang dikemudikan oleh M. Imam Abdul Halik, 24 di Jalan Raya Jurusan Gilimanuk-Denpasar pada Kamis (2/7/2026).
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Wiwik Endrayani mengonfirmasi bahwa insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan dua kendaraan besar tersebut terjadi pada pagi buta, sekitar pukul 05.20 Wita.
- Lokasi Kejadian: Jalur Nasional depan BRI Bajera, Banjar Dinas Bajera Sari, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.
Kronologi kejadian bermula ketika truk trailer yang disopiri M. Imam Abdul Halik datang dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke arah timur (Denpasar). Truk tersebut melaju beriringan di belakang sebuah truk box bernopol L 8761 UJ yang dikemudikan oleh Kurniawan, 34.
Saat melintasi trek jalan yang lurus, pengemudi truk trailer mendadak kehilangan konsentrasi. Akibatnya, kendaraan bermuatan berat tersebut oleng ke depan dan langsung menyundul pantat truk box yang ada di depannya dengan keras.
Benturan keras tersebut membuat truk box terdorong hebat. Guna menghindari tabrakan yang lebih fatal dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, sopir truk box spontan membanting setir ke kiri. Namun, truk box justru menghantam tembok pagar Bank BRI Bajera dengan telak.
"Tak sampai di sana, kerasnya benturan juga membuat truk box tersebut langsung terguling di sebelah utara badan jalan," ungkap Iptu Wiwik.
Akibat posisi truk trailer yang melintang dan memakan setengah badan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk, arus lalu lintas di kedua arah sempat mengalami kemacetan dan tersendat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kedua sopir dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka-luka ringan.
Untuk mengurai kemacetan dan mengembalikan arus lalu lintas normal, petugas Unit Laka Lantas Polsek Selemadeg langsung mengerahkan truk derek besar ke lokasi. Proses evakuasi berjalan cukup alot dan kedua armada truk baru berhasil dievakuasi sekitar tiga jam kemudian.
"Berdasarkan hasil olah TKP awal, penyebab utama kecelakaan diduga kuat karena kelalaian sopir truk trailer yang kurang fokus dan mengantuk saat mengemudi," pungkas Iptu Wiwik.[*]
Editor : Hari Puspita