Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dari Tragedi di Tambak Benih Bandeng, Dua Bocah Banyupoh Tewas Tenggelam di Bak Rotifera, Begini Ceritanya

Francelino Junior • Minggu, 5 Juli 2026 | 10:15 WIB
MENGAGETKAN: Bak rotifera tambak benih ikan bandeng tempat tragedi dua bocah terjadi. (Polres Buleleng)
MENGAGETKAN: Bak rotifera tambak benih ikan bandeng tempat tragedi dua bocah terjadi. (Polres Buleleng)

Nasib tragis menimpa dua bocah asal Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Korban berinisial MFA, 6, dan MDF, 7, ditemukan dalam kondisi mengambang tak bernyawa di bak rotifera tambak benih ikan bandeng pada Jumat, 3 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita.

TRAGIS memang, nasib kedua bocah itu. Keduanya diduga terjatuh ke dalam bak tersebut saat sedang mencari ikan kecil.

Baca Juga: Mengejutkan! Mayat Misterius Mengapung di Pantai Kuta, Tim SAR Sisir Laut, Dua Bocah Tenggelam Waktu Lalu Tak Kunjung Ditemukan

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu, ayah kedua korban yakni Abdul Aziz, 52, datang ke rumah tetangganya, Mujiat, 56, untuk menanyakan keberadaan anaknya.

Karena tidak ada yang tahu, mereka berdua akhirnya berinisiatif mencari ke area tambak benih bandeng milik Pak Jon yang berada di dekat rumah korban.

”Di sana, didapati kedua anaknya dalam keadaan mengambang di tengah bak rotifera benih bandeng,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Abdul dan Mujiat langsung mengevakuasi korban dan melarikannya ke Puskesmas Gerokgak I. Namun sayang, dokter jaga di puskesmas setempat menyatakan kedua bocah tersebut sudah meninggal dunia.

Kasi Humas Iptu Yohana melanjutkan, pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kematian kedua anak tersebut karena murni akibat kecelakaan tenggelam saat bermain di bak rotifera.

Diketahui, bak beton tersebut memiliki dimensi panjang empat meter, lebar dua meter, dan kedalaman dua meter, yang saat kejadian terisi air setinggi 1,5 meter.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah korban sudah dibawa pulang ke rumah duka dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga setelah salat asar.

”Diduga korban terjatuh ke dalam bak rotifera tambak benih bandeng saat mencari ikan kecil,” tandasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#bocah nahas #gerokgak buleleng #musibah #polres buleleng