Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lelaki Swedia Babak Belur Dikeroyok di Uluwatu, Polisi Buru Pelaku

Andre Sulla • Minggu, 5 Juli 2026 | 20:57 WIB
Ilustrasi pengeroyokan yang menimpa WNA Swedia di Kuta Selatan
Ilustrasi pengeroyokan yang menimpa WNA Swedia di Kuta Selatan

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Aksi kekerasan terhadap warga negara asing kembali terjadi di wilayah Kabupaten Badung.

Kali ini, seorang warga negara asing WNA Swedia bernama Abdulrazak Alsmara, 25, jadi korban dugaan pengeroyokan oleh dua orang tak dikenal di kawasan Jalan Labuan Sait, Uluwatu, Kuta Selatan.

Akibatnya, ia mengalami luka pada bagian wajah akibat dipukul secara bersama-sama oleh para pelaku.

Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian itu berlangsung di Jalan Labuan Sait Nomor 54, Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Senin (29/6) sekitar pukul 01.00 Wita. 

Ia kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Denpasar pada hari yang sama sekitar pukul 13.14 Wita.

Dari keterangan awal yang diterima polisi, insiden bermula ketika para terlapor tiba-tiba marah dan menatap korban. Tak lama kemudian, dua orang tersebut langsung menyerang dan memukul korban secara bersama-sama.

"Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka pada bagian bibir serta rahang sebelah kiri," beber sumber, Minggu (5/7). 

 Baca Juga: SPMB Dianggap Lebih Adil, Jamin Dewan Tak Ikut Direpotkan, Wow Jumlah Pendaftar SPMB Capai 16.559 Peminat

Hingga kini, identitas para pelaku masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian. Setelah menerima laporan, petugas Polresta Denpasar langsung melakukan sejumlah langkah penyelidikan.

Polisi telah menerima laporan korban, menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL), mengarahkan korban menjalani pemeriksaan medis (visum et repertum), serta mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar kini masih mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi-saksi serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap identitas para pelaku.

Dikonfirmasi terpisah terkait laporan tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan belum berkomentar banyak.

"Saya cek dulu ke penyidiknya ya. Tapi kalau sudah dilaporkan, maka akan diproses sesuai hukum berlaku," tutup Jubir Polresta Denpasar.***

Editor : M.Ridwan
#wna swedia #pengeroyokan #Kuta Selatan