Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ditinggal Tidur Usai Memasak, Dapur Warga Yehkori Ludes Dilalap Si Jago Merah

Zulfika Rahman • Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB
JADI ARANG : Kondisi dapur milik I Nengah Dana, warga Banjar Dinas Yehkori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik.(ist)
JADI ARANG : Kondisi dapur milik I Nengah Dana, warga Banjar Dinas Yehkori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik.(ist)

AMLAPURA, Radar Bali.id – Musibah kebakaran melanda warga Banjar Dinas Yehkori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Rabu (15/7/2026) malam.

Baca Juga: Ancaman Kebakaran Hutan Kintamani Mengintai, Bangli Masih Minim Armada Damkar dan Personel

Bangunan dapur berukuran 8 x 3 meter milik I Nengah Dana ludes dilahap api. Diduga kuat, insiden tersebut dipicu oleh korsleting arus listrik.

Baca Juga: Bali Mulai Masuk Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan dan Kebakaran Lahan di Bulan Agustus

Kalaksa BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, membenarkan peristiwa amuk si jago merah yang terjadi saat malam hari tersebut. Korban yang berada di dalam rumah mendadak dikagetkan dengan kobaran api yang sudah membesar.

”Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan dan barang-barang di seisi dapur,” ungkap Aditya, Kamis (16/7/2026).

Padahal, sebelum kejadian, pemilik rumah sempat memasak menggunakan tungku tradisional. Namun, ia memastikan api di tungku sudah benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Berselang beberapa jam kemudian, mendadak api menyala besar dari atap dapur.

”Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik,” tuturnya.

Akibat musibah tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp 50 juta.

Pasca kejadian, BPBD Karangasem bersama Palang Merah Indonesia (PMI) langsung turun tangan memberikan bantuan tanggap darurat yang didampingi perangkat Desa Jungutan.

”Kami menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban korban usai mengalami musibah,” pukasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
kerugian akibat kebakaran damkar karangasem bpbd karangasem korsleting kebakaran