Tabir kematian Supandri Ponco Wahyudi, 39, warga Banyuwangi, Jawa Timur, yang ditemukan membujur kaku di sebuah rumah kontrakan di Buleleng mulai terkuak. Dari hasil pemeriksaan luar medis, ditemukan adanya indikasi luka memar pada wajah korban. Korban diekspektasi telah mengembuskan napas terakhir antara 24 hingga 36 jam sebelum diperiksa tim medis.
DALAM keterangannya Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa Salim mengungkapkan, jenazah korban yang ditemukan di salah satu rumah kawasan BTN di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 21.10 Wita tersebut, dievakuasi ke RSUD Buleleng pada Rabu (15/7/2026) dini hari.
Tim forensik langsung melakukan pemeriksaan luar (PL) pada pagi harinya rentang pukul 05.00 Wita hingga 07.00 Wita, saat identitasnya masih bertatus Mr. X.
Baca Juga: Geger Temuan Mayat Misterius Terlentang di Kamar Kontrakan BTN Buleleng, Penghuni Rumah Lenyap
”Kami temukan tanda-tanda pembusukan. Kami hanya menemukan adanya pembengkakan pada salah satu area pipi dan mata. Tetapi tidak terlalu signifikan yang di area mata,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).
Mengenai perkiraan waktu kematian, dr. Klarisa menyebutkan estimasi awal berada pada kisaran 24 sampai 36 jam sebelum prosedur pemeriksaan dimulai.
Kendati demikian, angka tersebut masih berupa perkiraan yang dapat bergeser lebih cepat atau lambat.
Pihak RSUD Buleleng memastikan penanganan dan prosedur penyerahan jenazah kepada pihak keluarga telah berjalan sesuai alur operasional standar (SOP). ”Jenazah sudah dikembalikan ke pihak keluarga, kemarin (Rabu) sore,” tandas dokter spesialis forensik tersebut.
Diberitakan sebelumnya, warga di kawasan BTN Kecamatan Banjar mendadak geger usai menemukan jasad pria tak bernyawa di dalam kamar kontrakan pada Selasa (14/7/2026) malam pukul 21.10 Wita.
Korban teridentifikasi bernama Supandri Ponco Wahyudi, 39. Adapun rumah kontrakan tempat kejadian perkara (TKP) tersebut diketahui disewa oleh pria bernama Putu Gery Mahesa (GM) sejak awal Juli 2026.
Kecurigaan warga bermula saat motor penghuni rumah terparkir tanpa bergeser sejak sehari sebelumnya. Warga sempat mengetuk dan memanggil berkali-kali namun nihil respons dari dalam rumah.
Lantaran merasa janggal, warga menghubungi pemilik kontrakan dan perangkat lingkungan setempat untuk membuka paksa. Nahas, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia terlentang di atas tempat tidur. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali