Rombong PKL di Dauhwaru Diamuk Si Jago Merah Usai Tabung Gas Meledak, Pemilik Alami Luka Bakar

Muhammad Basir • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:39 WIB
NAHAS : Rombong yang terbakar akhirnya dipadamkan Damkar. (foto: Damkar Jembrana)
NAHAS : Rombong yang terbakar akhirnya dipadamkan Damkar. (foto: Damkar Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id – Sebuah rombong milik pedagang kaki lima (PKL) di Banjar Dauhwaru, Lingkungan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, hangus sebagian setelah dipicu oleh ledakan tabung gas.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pemilik rombong dilaporkan mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan kanannya.

Baca Juga: Motor Matic Hangus Terbakar di Depan Toko Tegalcangkring, Empat Armada Damkar Diterjunkan

Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, Kade Bagus Darmawan menjelaskan, peristiwa mendebarkan tersebut terjadi pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 18.30 Wita. Korban, Suyani, 54, saat itu tengah membersihkan rombongnya setelah seluruh dagangannya habis terjual.

Baca Juga: Toko Peralatan Listrik di Singaraja, Buleleng, Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya

Petaka bermula ketika korban membuka bagian bawah rombong untuk memasukkan ember ke dalam gerobak. Di tempat penyimpanan yang sama, terdapat pula tabung gas LPG. Tiba-tiba, terdengar suara ledakan keras yang bersumber dari dalam rombong tersebut.

Akibat ledakan itu, kobaran api langsung membesar dengan cepat dan membakar sebagian badan rombong. Korban yang posisinya sangat dekat dengan sumber ledakan tak sempat menghindar hingga mengalami luka bakar ringan di tangan kanannya.

Warga sekitar yang mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api langsung berhamburan datang memberikan pertolongan pertama. Secara heroik, warga berupaya mengeluarkan tabung gas yang masih mengeluarkan semburan api agar kebakaran tidak merembet semakin meluas ke bangunan sekitar.

”Setelah menerima laporan dari warga, Regu 2 Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian,” ujar Kade Bagus Darmawan.

Proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama 30 menit. Berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran yang dibantu oleh warga sekitar, amukan si jago merah berhasil dikendalikan sepenuhnya sehingga tidak sampai merembet ke area pemukiman padat penduduk.

Akibat musibah ini, kerugian material yang diderita korban diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,2 juta. Sementara korban luka langsung diberikan penanganan medis ringan dan tidak sampai harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Atas kejadian ini, Kade Bagus Darmawan mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan pedagang yang menggunakan tabung gas LPG, agar lebih intensif dan rutin memeriksa kondisi tabung, regulator, serta selang gas, baik sebelum maupun sesudah digunakan. Pemeriksaan berkala yang sederhana ini dinilai sangat krusial demi mencegah terjadinya kebocoran gas yang berpotensi memicu ledakan serta kebakaran. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
gas tabung meledak pedagang keliling Damkar Jembrana kebakaran