SINGARAJA, Radar Bali.id – Ratusan personel Polres Buleleng dibuat kaget pada Rabu (22/7/2026). Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, para korps baju cokelat ini mendadak diwajibkan mengikuti tes urine di Klinik Polres Buleleng.
Baca Juga: Jaga Integritas, Puluhan ASN Kemenag Klungkung Jalani Tes Urine Mendadak
Beruntung, dari seluruh sampel yang diperiksa, tidak ada satu pun yang terindikasi menggunakan barang haram alias negatif.
Pemeriksaan maraton ini melibatkan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes/Urkes) serta Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Buleleng.
Baca Juga: Bersih-Bersih Internal, Puluhan Pejabat Utama Polres Jembrana Jalani Tes Urine Dadakan
Sasarannya tak main-main, meliputi personel dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Satuan Intelkam, hingga Sie Propam sendiri. Pengawasan ketat diterapkan guna menjamin transparansi kegiatan.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan kedisiplinan dan integritas anggotanya.
”Dari hasil pemeriksaan terhadap 146 personel, seluruhnya dinyatakan negatif dari kandungan Amfetamin maupun Metamfetamin. Hasil tersebut menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkoba pada personel yang menjalani pemeriksaan,” ujar AKBP Ruzi Gusman, Rabu (22/7/2026).
Ruzi menambahkan, pihaknya tidak akan berhenti di sini. Pengawasan secara rutin maupun insidentil bakal terus digencarkan. Langkah tegas ini untuk memastikan seluruh personel tetap memegang teguh komitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta bersih dari jerat narkotika.
Senada dengan Kapolres, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menyebut kegiatan ini menjadi komitmen nyata Polres Buleleng di mata publik.
”Hasil negatif yang diperoleh seluruh personel menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga disiplin, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tandasnya.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali