NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Layanan penyeberangan kapal roro rute Pelabuhan Padangbai–Nusa Penida dan sebaliknya terpaksa dihentikan sementara.
Hal ini terjadi setelah lambung Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Jaya Abadi (NJA) mengalami kebocoran, sehingga armada harus menjalani perbaikan darurat.
”KMP Nusa Jaya Abadi alami kebocoran pada lambung kapal, Kamis (30/7/2026). Sementara layanan transportasi menuju ke Nusa Penida dibantu oleh LCT (Landing Craft Transport),” terang Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, Anak Agung Gde Putra Wedana, Minggu (2/8/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan Klungkung memutuskan untuk mempercepat proses docking (pemeliharaan rutin) KMP NJA yang semula dijadwalkan pada September 2026. Proses tender proyek perbaikan dengan pagu anggaran Rp3,6 miliar kini tengah berjalan dan diharapkan dapat segera rampung.
”Mudah-mudahan cepat ada pemenang (tender, Red). Perbaikan difokuskan pada lambung kapal yang mengalami kebocoran, serta bagian mesin,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkannya, sebanyak 4 unit kapal LCT telah disiapkan untuk melayani arus penyeberangan ke Nusa Penida selama KMP NJA tidak dapat berlayar. Proses docking diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan.
”Lama docking sama seperti saat docking rutin tahun sebelum-sebelumnya,” tambahnya.
Untuk diketahui, KMP NJA merupakan kapal perintis yang dikelola oleh Pemkab Klungkung sejak tahun 2007. Lantaran usianya yang makin tua, kapal ini terbilang cukup sering mengalami kerusakan. Tinggi dan padatnya aktivitas penyeberangan sejatinya telah mendorong Pemkab Klungkung berulang kali mengusulkan pengadaan kapal roro baru ke pemerintah pusat, namun usulan tersebut hingga kini belum membuahkan hasil. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali