NEGARA, Radar Bali.id – Kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang pemuda di Jalan Umum Pedesaan, Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, pada Minggu (09/8/2026) sore Wita.
Korban berinisial PCN, 20, warga Banjar Puseh, Desa Tuwed, meninggal dunia setelah motor tanpa pelat nomor yang dikendarainya kehilangan kendali.
Baca Juga: Tragedi di Jurang Penebel: Wayan Dedi Ditemukan Tewas di Semak Belukar Usai Kecelakaan Tunggal
Kasatlantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan Satlantas Polres Jembrana, sepeda motor melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya hingga motor oleng dan terjatuh di bahu jalan sebelah kiri dari arah datangnya kendaraan.
Akibat benturan keras, korban mengalami cedera kepala berat (CKB). Korban sempat dievakuasi menuju Puskesmas I Melaya. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
”Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan murni disebabkan pengendara kehilangan kendali atas sepeda motornya,” jelasnya.
Di lapangan sempat beredar informasi bahwa korban diduga sedang menguji sepeda motor yang akan digunakan untuk balapan. Korban juga disebut melaju dengan kecepatan tinggi saat kejadian.
Meski demikian, AKP I Wayan Sugianta menegaskan, tidak ditemukan adanya aktivitas balapan liar di lokasi saat kecelakaan terjadi.
”Tidak ada balapan liar. Kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal karena pengendara tidak mampu menguasai kendaraannya hingga mengalami out of control,” tegasnya.
Satlantas Polres Jembrana mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga berisiko mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali