SINGARAJA, Radar Bali.id – Jalan Raya Singaraja-Denpasar KM 12, wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng kembali memakan korban.
Kali ini kecelakaan lalu lintas (lakalantas) adu banteng melibatkan dua sepeda motor terjadi di jalanan berliku tersebut pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.40 Wita.
Dua kendaraan yang beradu yakni sepeda motor Honda Scoopy nopol DK 2911 UBJ yang dikendarai Luh Eka Sintiyawati, 20, asal Desa Anturan, Buleleng, dengan sepeda motor Yamaha F1ZR nopol DK 2091 EI yang ditunggangi I Kadek Wawan Mahendra, 18, warga setempat.
Peristiwa berawal saat Luh Eka melaju dari arah selatan (Denpasar) menuju utara (Singaraja). Saat melintasi jalur tikungan menurun di Desa Gitgit, sepeda motor Scoopy yang dikendarai Luh Eka mendadak oleng ke kanan jalan dan masuk ke lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, muncul Wawan dari arah utara.
”Pada saat di TKP, pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 2911 UBJ mengalami oleng ke kanan jalan, sehingga menabrak pengendara sepeda motor Yamaha F1ZR DK 2091 EI,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Selasa (11/8/2026).
Benturan keras tak terhindarkan hingga membuat kedua pengendara terhempas ke aspal. Luh Eka mengalami pendarahan di otak, patah tulang kaki kanan, serta luka lecet pada wajah. Sementara Wawan mengalami patah tulang pada jari manis tangan kanan dan luka lecet kaki kanan.
”Keduanya saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Buleleng. Insiden ini terjadi diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Scoopy sehingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan,” tandas Iptu Yohana. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali