NEGARA, Radar Bali.id – Jalur nasional Denpasar–Gilimanuk kembali memicu insiden lalu lintas. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di KM 82-83, wilayah Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo pada Selasa (11/8/2026).
Tiga kendaraan yang terlibat meliputi mobil DK 1638 WL, DK 1834 AP, dan truk boks W 8882 UT. Ketiganya bergerak searah dari Gilimanuk menuju Denpasar sekitar pukul 15.30 Wita.
Baca Juga: Cegah Lakalantas Maut Jalur Denpasar-Gilimanuk, Petugas Gabungan Jaring Truk “Odol” Bodong
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wayan Sugianta menjelaskan, insiden bermula saat kendaraan paling depan mengerem mendadak.
”Karena jarak antar-kendaraan terlalu dekat, pengemudi truk boks tronton tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga menabrak dari belakang secara beruntun,” jelasnya.
Akibat benturan, mobil DK 1638 WL yang dikemudikan MHH mengalami kerusakan bemper. Mobil DK 1834 AP yang dikemudikan GSY mengalami penyok bemper depan dan kaca belakang pecah. Beruntung, MHH, GSY, serta sopir truk boks berinisial YS selamat tanpa luka-luka.
Namun, duka membayangi lokasi lain di Jembrana. Seorang pejalan kaki lansia berinisial H, 70, tewas usai tertabrak sepeda motor DK 6495 ZO di Jalan Raya Ketapang–Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara pada Senin (10/8/2026) malam.
Korban yang semula berjalan di bahu jalan mendadak menyeberang sehingga pengendara sepeda motor, MWR, tidak sempat mengerem.
Korban sempat dilarikan ke RSU Negara akibat luka berat di kepala sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali