SINGARAJA, Radar Bali.id – Kegaduhan menyelimuti hasil lomba gerak jalan 45 kilometer tingkat dewasa putra kategori umum di Kabupaten Buleleng.
Pasikian Yowana Kecamatan Kubutambahan yang berhasil menyabet juara pertama, kini terancam setelah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng turun tangan memanggil pihak koordinator pada Kamis (13/8/2026) sore.
Langkah tegas ini diambil Disdikpora Buleleng menyusul banyaknya laporan dan informasi dari peserta lain. Salah satu pemicu polemik yang viral di media sosial adalah beredarnya foto bersama regu pemenang dengan latar belakang sebuah sekolah, yang memicu perdebatan terkait keabsahan status kepesertaan mereka.
”Kami menerima informasi dari perwakilan peserta gerak jalan kategori umum untuk melakukan klarifikasi kepada salah satu peserta yang menjadi juara. Atas arahan ketua panitia, kami panggil untuk klarifikasi dan hasilnya akan kami sampaikan untuk ditindaklanjuti,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, 52, kepada Jawa Pos Radar Bali.
Berdasarkan penilaian akhir dewan juri, Pasikian Yowana Kecamatan Kubutambahan meraih Juara I dengan nilai 2.929,64. Posisi Juara II disabet Pemuda Temukus dengan nilai 2.928,55, disusul Pemuda Kampung Kajanan di Juara III dengan nilai 2.862,36.
Sementara Juara Harapan I dan II masing-masing diraih Perumda Tirta Hita Buleleng dan Distankan Kabupaten Buleleng.
Surya Bharata menegaskan, selama jalannya perlombaan, panitia tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi maupun lapangan dari regu tersebut. ”Yang diminta saat ini adalah kejelasan status kepesertaan yang menjadi juara, hingga status seluruh anggota regunya,” tandasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali