Insiden terbakar kapal KMP Putri Yasmin di Selat Lombok menyisakan duka mendalam. Dari total 212 penumpang yang berhasil dievakuasi, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Dwi Septiani. Sementara lima penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.
NAMA-NAMA yang masuk daftar pencarian atau korban hilang itu antara lain : Yasir Arafat, I Made Sutarjana, Ratu Agung Ayu Sekar, Slamet Yulianto, dan Selviana Rambu Mayi.
Baca Juga: Pulang untuk Menikah, Selviana Hilang saat KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok
Suasana cemas dan haru mewarnai Kantor ASDP Pelabuhan Padangbai pada Kamis (13/8/2026). Pihak keluarga terus berdatangan menanti kepastian kondisi kerabat mereka yang belum ditemukan. Salah satunya Feri, 32, keluarga dari calon pengantin, Selvina Rambu Mayi, 24, yang datang langsung dari Denpasar.
Baca Juga: Lima Penumpang KMP Putri Yasmin Hilang, ASDP: Kami Kerahkan Seluruh Kemampuan
Feri menuturkan, total ada lima orang kerabatnya yang menumpang KMP Putri Yasmin untuk perjalanan pulang kampung ke Sumba, NTT.
Nahas, dari lima orang tersebut, hanya Selvina yang belum ditemukan. Padahal kepulangannya bersama sang suami ke kampung halaman adalah untuk melangsungkan pernikahan adat.
”Empat berhasil dievakuasi dan selamat. Sisa satu, Selvina ini. Kami ingin terus mencari perkembangan informasi pencarian,” ujar Feri dengan riat cemas.
Feri menceritakan, saat kebakaran terjadi pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 04.00 Wita, adiknya sempat mengirimkan rekaman video situasi mencekam di atas kapal ke grup WhatsApp keluarga. Namun, kabar tersebut baru diketahui pagi harinya karena keluarga di darat tengah tertidur.
Dalam video tersebut, sang adik tampak panik dan menangis sembari mengenakan jaket pelampung dan meminta doa keselamatan sebelum diarahkan melompat ke laut.
Adik Feri beserta dua kerabat lainnya akhirnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar.
Adik Selviana, Delsi, 20, yang juga ikut menunggu di Kantor ASDP Padangbai, berharap keajaiban datang untuk sang kakak. ”Semoga cepat ditemukan dan selamat,” harapnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali