Diduga Korsleting, KMP Bontang Terbakar di Perairan Ketapang, ASDP Pastikan Penyeberangan Normal

Muhammad Basir • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:34 WIB
Ilustrasi kebakaran di dalam kapal bisa dipadamkan. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi kebakaran di dalam kapal bisa dipadamkan. (gambar digital gemini/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Sebuah insiden kebakaran menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bontang saat sedang lego jangkar di perairan kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Juga: KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Helikopter dan Kapal SAR Evakuasi Penumpang

Kapal milik PT Bontang Transport tersebut terbakar saat dalam kondisi tidak beroperasi.

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada sistem kelistrikan kapal. Beruntung, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Aktivitas penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk juga dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan, karena kapal tidak sedang sandar maupun melayani penumpang.

Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, KMP Bontang saat kejadian berada di luar area dermaga dan dalam kondisi off.

Ia menegaskan, kebakaran tidak berdampak sedikit pun terhadap pelayanan operasional penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Pasalnya, kapal dalam posisi berada di luar area dermaga tempat bongkar muat penumpang maupun kendaraan.

”Tidak mengganggu penyeberangan karena sewaktu kejadian kapal sedang off. Jadi tidak sedang sandar di dermaga Ketapang karena kejadian saat kapal tidak operasi dan posisinya di luar dermaga pelabuhan,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, arus penyeberangan Bali–Jawa tetap berlangsung lancar seperti biasa. Tidak ada penghentian maupun penundaan layanan akibat insiden tersebut. Sementara untuk penyebab pasti timbulnya api, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan resmi. Dugaan awal, api dipicu akibat gangguan sistem kelistrikan kapal. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
dermaga kapal selat bali korsleting kebakaran pelabuhan gilimanuk