Diduga Alami Halusinasi Dikejar Sosok Hitam, Babysitter Nahas Ini Diamankan, Batal Pulang Kampung

Francelino Junior • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:15 WIB
DAPAT PENANGANAN MEDIS : MM mendapat penanganan medis setelah diduga menderita halusinasi seperti dikejar orang. (foto: Satpol PP Buleleng)
DAPAT PENANGANAN MEDIS : MM mendapat penanganan medis setelah diduga menderita halusinasi seperti dikejar orang. (foto: Satpol PP Buleleng)

Seorang babysitter berinisial MM, 31 asal Rote, NTT sempat membuat heboh pada Selasa (25/8/2026) petang. Ia disebut berhalusinasi dikejar sosok hitam tinggi, hingga membuat aktivitasnya menjadi terganggu. Sempat ketakutan dan kejar kendaraan, ia akhirnya diamankan untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

AWALNYA, MM bekerja di salah satu majikan di wilayah Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, yang disalurkan yayasan dari Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Duh, Ternyata Masalah Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan ODGJ di Tabanan Jalani Perawatan

Sejak awal hingga bulan keempat, pekerjaannya sebagai pengasuh bayi berjalan normal. Namun tiga hingga empat hari terakhir, behavionya mendadak berubah signifikan, cenderung menunjukkan gejala Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Baca Juga: Meresahkan Warga, Pria ODGJ yang Mengamuk di Beraban Akhirnya Dievakuasi ke RSUD Tabanan

”Saat diajak berdiskusi oleh majikannya, ia mengaku ingin segera pulang, karena merasa diganggu oleh sosok hitam tinggi,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono pada Rabu (26/8/2026).

Perilakunya kian memburuk dan tidak terkontrol. Ia kerap berlari-lari ketakutan ke dalam kamar, memiliki tatapan mata yang kosong, serta tiba-tiba menghampiri majikan dengan dalih merasa dipanggil, padahal tidak ada yang memanggilnya. Melihat kondisi MM yang makin memprihatinkan, majikannya pun memutuskan untuk memulangkannya.

Pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita, MM diantarkan ke titik penjemputan travel di Jalan Gempol, Kelurahan Banyuning. Namun saat menunggu di lokasi, kondisinya sangat kacau hingga melakukan aksi membahayakan.

Ia mengejar kendaraan yang melintas di jalan raya. Bahkan ketika ada mobil patroli polisi lewat, ia mengejarnya hingga diarahkan ke area ruko setempat. Di sana, ia menempel terus pada polisi dan tidak mau lepas.

”Dikarenakan jadwal keberangkatan travel ditunda hingga pukul 17.00 Wita, petugas kepolisian akhirnya membawa babysitter ini ke Polsek Singaraja demi faktor keamanan,” lanjut Kappa.

Travel akhirnya menjemput MM di Polsek Singaraja pukul 17.00 Wita. Ketika hendak diberangkatkan, ia mendadak minta pergi ke areal Gereja Katolik Santo Paulus Singaraja dan sekitarnya. Tetapi sampai di sana, ia melarikan diri dengan berjalan kaki sendirian.

Karena makin tak terkendali, majikan akhirnya menelepon polisi untuk membantu penanganannya. Polisi yang tiba pukul 19.00 Wita kemudian bersama dengan Tim Lagas Satpol PP Buleleng mengamankan MM pukul 19.35 Wita. Lalu membawanya ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan kesehatan.

Pengamanan dan pendampingan pun tetap dilakukan selama di RSUD Buleleng. Sebab wanita, 31 itu berontak ketika diberi obat penenang. Kini penanganannya dilakukan Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, untuk proses pengobatan di rumah sakit.

”Saat ini yang bersangkutan didampingi kerabat jauh. Keluarganya dari NTT sudah dihubungi dan akan menjemput ke Buleleng,” tandas Kappa. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
babysitter Rote NTT satpol pp halusinasi buleleng