SEMARAPURA, Radar Bali.id – Musibah kebakaran melanda tempat pemanggangan ayam milik I Nyoman Suarna, 48 di Dusun Selat, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Insiden ini diduga dipicu oleh percikan api dari pembakaran serabut kelapa yang menyambar atap bangunan.
Baca Juga: Siaga Hadapi Kebakaran dan Longsor di Tabanan, 150 Personel BPBD Gabungan Disiagakan
Peristiwa berawal ketika I Kade Nofarianto menyalakan api membakar serabut kelapa sebagai bahan bakar memanggang ayam sekitar pukul 14.00 Wita.
Baca Juga: 110 Brimob Polda Bali Dikirim ke Kalbar, Bantu Jinakkan Kobaran Api Karhutla
Memasuki pukul 17.00 Wita, Anak Agung Ngurah Parwita yang sedang menyabit rumput di sisi utara lokasi, mendapati kobaran api telah membumbung di bagian atap tempat pemanggangan.
Parwita seketika berteriak memberitahu Nofarianto. Bersama warga sekitar, mereka berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api tak kunjung padam.
”Sekitar pukul 17.40 Wita, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.00 Wita,” jelas Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 juta. ”Dugaan kuat kebakaran dipicu oleh percikan api serabut kelapa yang mengenai atap bangunan pemanggangan,” tandasnya.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali