Diduga Mengantuk dan Tak Pakai Helm, Petani di Karangasem Tewas  Menabrak Pembatas Jalan

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:45 WIB
MENGENASKAN : Jasad mendiang I Made Suradnya ditemukan di saluran air. (foto: istimewa)
MENGENASKAN : Jasad mendiang I Made Suradnya ditemukan di saluran air. (foto: istimewa)

AMLAPURA, Radar Bali.id – Nasib nahas dialami seorang pengendara sepeda motor bernama I Made Suradnya, 37. Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengembuskan napas terakhir. 

Baca Juga: Tragedi di Jurang Penebel: Wayan Dedi Ditemukan Tewas di Semak Belukar Usai Kecelakaan Tunggal

Korban kuat diduga  menabrak beton pembatas jalan umum di jalur Lingkungan Juuk Manis menuju Padangkerta, tepatnya di dekat Jembatan Juuk Manis, Kelurahan Karangasem.

Baca Juga: Duh, Kecelakaan Tunggal, Turis Asal India Ini Tewas, Korban dan Suami Diduga Naik Motor Tak Pakai Helm

Peristiwa maut tersebut terjadi pada Senin, 31/8/2026 dini hari. Salah seorang warga sekitar, Ardana, menuturkan bahwa sebelum kejadian korban yang berasal dari Banjar Dinas Kertawarah Kangin, Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang tersebut melaju dari arah barat menuju ke timur kota Amlapura menggunakan sepeda motor matik.

”Waktu masuk tikungan itu, entah karena apa, kendaraan langsung menabrak pembatas jalan,” ujar Ardana.

Saat melintasi tikungan tajam, korban diduga mengantuk berat sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya. Motor korban lantas menghantam keras beton pembatas jalan di sisi kanan.

Benturan keras membuat korban terpental dan jatuh ke dasar parit dengan kedalaman sekitar delapan meter. Korban diketahui tidak mengikatkan helm saat berkendara.

”Korban tidak memakai helm sehingga mengalami luka berat di bagian kepala yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi,” tambahnya.

Ardana mengimbau agar para pengendara yang melintas di jalur Juuk Manis selalu meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi medan jalan yang memiliki banyak tikungan berbahaya. ”Beberapa kali sudah ada kejadian pengendara jatuh di sana. Jadi memang harus ekstra hati-hati,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
lakalantas polres karangasem kecelakaan maut kecelakaan tunggal