Dua Minggu Mengurung Diri hingga Kamar Didobrak, Mahasiswi Asal NTB Dirujuk ke RSUD Buleleng Akibat

Francelino Junior • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:21 WIB
MENGENASKAN : DSP, mahasiswa asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengalami depresi harus mendapatkan perawatan khusus. (foto: Satpol PP Buleleng)
MENGENASKAN : DSP, mahasiswa asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengalami depresi harus mendapatkan perawatan khusus. (foto: Satpol PP Buleleng)

SINGARAJA, Radar Bali.id - Lama tak keluar dari dalam kamar kosnya di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, ternyata DSP, 20, mahasiswa asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami depresi. Kini perempuan tersebut telah dirujuk ke RSUD Buleleng guna mendapatkan penanganan jiwa.

Baca Juga: Rayakan Tumpek Klurut, Gubernur Koster Traktir Anak Muda

Awalnya, pengelola mencurigai salah satu anak kos yakni DSP, yang tidak keluar kamar selama dua minggu terakhir. Akhirnya pada Jumat (4/9/2026), kamar kos tersebut coba dibuka dengan kunci duplikat.

”Namun tidak bisa dibuka, sehingga didobrak. Dilihat yang bersangkutan sudah berada di pojokan dengan posisi jongkok, dan seluruh barang sudah berserakan di dalam kamarnya,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono pada Minggu (6/9/2026).

Pengelola kos kemudian meminta mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Buleleng itu untuk tenang dan berdiam diri di kos. Namun tanpa diketahui, DSP keluar berjalan kaki ke rumah warga dan membawa tas yang digulung sprei pada Sabtu (5/9/2026).

Warga sekitar kemudian melaporkan ke kepala lingkungan dan meneruskan ke Satpol PP Buleleng. Bersama dengan unsur kepolisian, dengan pendekatan yang humanis DSP diamankan lalu dibawa ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan pelayanan sosial atau pemulihan secara psikis.

Di rumah sakit juga dilakukan pendampingan pengamanan, sebab mahasiswa itu berontak saat diberikan obat penenang.

”Pendekatan humanis dikedepankan, agar situasi tetap kondusif,” tandas Kappa. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
singaraja buleleng depresi anak kos mahasiswa rsud buleleng