SINGARAJA, Radar Bali.id - Jozua Yusuf Paat, 61, warga asal Jakarta Timur, DKI Jakarta yang tinggal di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ditemukan tak bernyawa di pinggir sungai pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 07.30 Wita.
Baca Juga: Dominasi Kasus Out of Control, Angka Kecelakaan di Bangli Melonjak 115 Kejadian
Sehari sebelumnya, ia sudah ditemukan di lokasi yang sama, namun menolak diantar pulang ke rumahnya.
Awalnya pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, Jamaludin, 56, warga setempat didatangi dua orang yang memberitahukan ada orang jatuh di sungai. Ia bersama istrinya kemudian beranjak ke sana disusul dua orang lain. Di lokasi tersebut, terlihat Jozua tergeletak di pinggir sungai sedangkan sepeda motornya terjatuh.
”Warga membantu memindahkan korban. Tetapi ditinggalkan, karena tidak mau diantar pulang dan menyebut rumahnya berada dekat TKP. Saat ditinggal, korban dalam posisi duduk,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Minggu (6/9/2026).
Pada keesokan harinya, sekitar pukul 06.45 Wita, Hamzah, 15, mendekati korban yang tergeletak di tempat yang sama, kemudian memberitahu Luh Mastini, 45. Wajah korban lalu dipercikkan air yang dibawa wanita itu.
Mastini lalu memberitahu Jamaludin perihal korban yang masih diam di lokasi sebelumnya, namun sudah tidak bergerak. Peristiwa ini akhirnya dilaporkan ke polisi dan kantor desa.
Saat ditemukan kedua kalinya, korban dalam posisi tergeletak di atas tanah, dengan sepeda motor ada di sebelahnya. Ia menggunakan baju kaos warna biru dan celana pendek hitam. Selain itu, ditemukan tas selempang milik korban yang terselip di dalam baju kaosnya. Di dalamnya berisi uang tunai, kartu identitas, serta obat-obatan.
”Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan hanya ditemukan luka lecet karena terjatuh. Diperkirakan meninggal tidak lebih dari 12 jam. Jenazah dititipkan di RSUD Buleleng,” tandas Kasi Yohana. [*]
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali