NEGARA, Radar Bali.id – Pencarian terhadap Gusti Komang Suatra, 83, warga Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, akhirnya membuahkan hasil. Kakek tersebut ditemukan dalam kondisi linglung oleh warga yang sedang memancing di sungai, Senin (7/9/2026) sore.
Baca Juga: Sempat Hilang Tiga Hari Usai Pamit ke Sawah, Kakek Asal Akah Ditemukan Tewas Tengkurap di Manduang
Sebelumnya, Suatra dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi ke kebun pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Namun, hingga keesokan harinya, korban tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum laporan diteruskan kepada petugas SAR.
Baca Juga: Pamit ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Kakek 83 Tahun Hilang Misterius di Yehembang Kangin
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana Dewa Gede Hendri Gunawan mengatakan, laporan diterima petugas pada Senin pagi sekitar pukul 07.30 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Jembrana mengerahkan tujuh personel menuju lokasi menggunakan satu unit Rapid Deployment Land SAR Unit dan satu unit Rescue Carrier Vehicle. ”Tim tiba sekitar pukul 08.40 Wita dan langsung berkoordinasi dengan keluarga serta potensi SAR. Pencarian awal difokuskan ke arah tenggara dari lokasi kejadian," terang Hendri.
Penyisiran kemudian diperluas. Sekitar pukul 09.10 Wita, tim melakukan pencarian melalui udara menggunakan drone thermal ke arah tenggara dari lokasi korban terakhir diketahui. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran pada siang hari. Sekitar pukul 13.00 Wita, pencarian sorty kedua diarahkan ke sebelah timur dari lokasi korban dilaporkan hilang. Hasilnya baru terlihat sekitar pukul 15.40 Wita. Seorang warga yang sedang memancing di sungai menemukan korban sekitar dua kilometer ke arah utara dari lokasi kejadian.
Saat ditemukan, Suatra masih dalam kondisi hidup, tetapi terlihat linglung. Warga kemudian membawa korban ke rumah terdekat untuk mendapatkan pertolongan sementara. ”Korban ditemukan warga yang sedang memancing di sungai. Kondisinya linglung dan selanjutnya dibawa ke rumah warga terdekat," kata Hendri.
Setelah korban berhasil ditemukan, petugas berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak keluarga. Disepakati korban langsung dibawa pulang ke rumah. Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR kemudian diusulkan untuk dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jembrana, Polsek Mendoyo, Sat Brimob Batalyon C Pelopor Gilimanuk, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Yehembang Kangin, perangkat Desa Yehembang Kangin, serta keluarga dan masyarakat sekitar. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali