KINTAMANI, Radar Bali.id — Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerpa wilayah Kecamatan Kintamani pada Sabtu (12/9/2026). Hingga pukul 12.24 Wita, BPBD-Damkar Kabupaten Bangli mencatat sedikitnya ada tiga laporan musibah yang ditimbulkan akibat cuaca buruk tersebut.
Baca Juga: Akar Lapuk Diterpa Angin, Pohon Leci Tua Tumbang Timpa Gudang SMPN 2 Baturiti
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-Damkar Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, angin kencang mulai berhembus deras di kawasan Kintamani Timur dan Kintamani Barat sejak pukul 05.30 Wita.
Dampaknya, sebuah pohon beringin berukuran besar di ruas Jalan Kintamani-Terunyan, tepatnya di Jaba Sisi Pura Dukuh, Abang Batudinding, tumbang. Batang pohon menutup total badan jalan sehingga memicu kemacetan lalu lintas.
”Nihil korban jiwa. Petugas gabungan langsung melakukan pembersihan. Upaya penanganan harus dilakukan dengan penuh hati-hati karena guncangan angin di lokasi cukup kencang,” ungkap Agus Sutapa.
Selain pohon tumbang, hempasan angin kencang menyapu atap dapur milik Ketut Sugianto, 45, di Desa Serai hingga seng terbang dan roboh. Pemilik rumah melakukan perbaikan secara mandiri. Sementara itu, atap warung milik warga di Banjar Tandang Buana Sari, Desa Batur Selatan, dilaporkan mengalami rusak berat. Kerugian material masih dalam proses pendataan.
”Masyarakat kami imbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi serta dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, tanah longsor, banjir, hingga kilatan petir. Selalu ikuti imbauan resmi pemerintah,” terangnya.
Pihak BPBD menambahkan, berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah III Denpasar, potensi angin kencang diprediksi masih berlangsung hingga Minggu (13/9/2026). ”Tidak menutup kemungkinan kondisi ekstrem ini berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan,” tandasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali