MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Warga di sekitar Jalan Legian Gang Three Brother, Legian, Kuta, digegerkan dengan penemuan tiga jenazah dalam sebuah kamar kontrakan, Minggu (13/9).
Tragisnya, ketiga korban merupakan satu keluarga, yakni seorang bapak dan dua anaknya yang masih kecil. Ketiga diketahui merupakan Warga Negara Asing (WNA) Australia. Mereka masing-masing berinisial DJS, 37, serta dua anaknya, ADS, 7, perempuan, dan LKS, 4, laki-laki.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penemuan tiga jenazah tersebut bermula ketika istri DJS yang berada di Australia kesulitan menghubungi suaminya.
Khawatir terjadi sesuatu, sang istri menghubungi pemilik kontrakan berinisial CGSD, sekitar pukul 09.00 Wita.
Dalam komunikasi tersebut, istri korban meminta pemilik kontrakan mengecek keberadaan suaminya. Ia juga meminta agar sepeda motor milik DJS diperiksa, termasuk meminta kamar kontrakan didobrak jika diperlukan.
“Selain itu istri korban juga minta agar pelapor mendobrak pintu kamar,” beber sumber, Minggu malam (13/9).
Baca Juga: Diklaim Aman, Koster Tak Naikkan Anggaran Kebencanaan di APBD Perubahan 2026
Namun, karena sedang memiliki kesibukan, CGSD kemudian menghubungi pamannya yang tinggal di sekitar lokasi untuk mengecek kamar kontrakan tersebut. Tidak lama berselang, CGSD datang ke lokasi. Saat itu, suasana di sekitar kontrakan sudah ramai oleh warga.
Sejumlah petugas kepolisian juga terlihat berada di lokasi dan melakukan penyelidikan. Dari lokasi tersebut kemudian diketahui penghuni kamar, DJS bersama dua anaknya, telah meninggal dunia. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami penyebab kematian ketiganya. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan ketiga WNA tersebut diduga meninggal akibat bunuh diri. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum ketiga korban ditemukan meninggal dunia.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, SIK.,membenarkan adanya penemuan tiga WNA yang meninggal dunia tersebut.
Ia menegaskan penanganan kasus tersebut masih dilakukan oleh jajaran Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta. Polisi masih bekerja untuk mengungkap penyebab pasti kematian bapak dan dua anak tersebut.
“Ya benar. Masih didalami penyebab kematian tiga WNA tersebut,” pungkas Juru Bicara (Jubir) Polda Bali.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com