Air Bersih Macet Sejak Juli, Warga Tamblang Buleleng Gedor Kantor UPS-AB

Francelino Junior • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:06 WIB
MINTA KEJELASAN AIR BERSIH : Warga Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Tamblang meminta kepastian akibat distribusi air bersih yang macet.(ist)
MINTA KEJELASAN AIR BERSIH : Warga Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Tamblang meminta kepastian akibat distribusi air bersih yang macet.(ist)

SINGARAJA, RadarBali.id  - Puluhan warga Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng mendatangi kantor Unit Pengelola Sarana Air Bersih (UPS-AB) Tirta Giri Amertha pada Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Kering Kemarau Kian Parah, Kini BPBD Jembrana Gencarkan Pasok Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga

Warga yang berasal dari wilayah Kelod Kuta, Babakan, dan Lanyahan ini menuntut kepastian lantaran pasokan air bersih macet sejak Juli 2026.

Mogoknya distribusi air bersih membuat warga geram. Beberapa warga bahkan mengeluhkan tidak adanya pengecekan meteran secara langsung di lapangan, namun tagihan bulanan tetap keluar. Selain itu, warga mengusulkan agar jalur distribusi air untuk permukiman warga lama dipisahkan dari area perumahan (BTN).

”Tidak pernah ada pengecekan meteran ke lapangan secara langsung, namun tagihan tetap keluar,” protes Wayan Buda Westrawan, salah seorang warga.

Sekretaris Desa Tamblang I Made Wasuyuta menyampaikan, terdapat 40 hingga 50 KK di wilayahnya yang terdampak gangguan air bersih sejak Juli 2026. Bahkan dalam sebulan terakhir, sebagian warga sama sekali tidak mendapatkan pasokan air sehingga terpaksa melakukan cara-cara ekstrem untuk memenuhi kebutuhan harian.

”Hari ini sudah mulai ada pergerakan dari tim UPS. Target dua hari bisa diselesaikan,” ujar Wasuyuta.

Sebagai langkah cepat, pihak pengelola menyepakati penambahan jalur distribusi baru guna meningkatkan tekanan air ke wilayah Kelod Kauh dan sekitarnya.

Selain penambahan jalur, kesepakatan penanganan meliputi pengawasan serta penertiban jalur distribusi secara rutin, peningkatan diameter pipa jalur, hingga pemasangan booster pump dengan memanfaatkan tiga unit toren di Water Treatment Tangkid. Langkah ini diharapkan mampu mengakhiri krisis air bersih yang dialami warga.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
sumber air bersih kebutuhan air bersih kubutambahan buleleng