SINGARAJA, Radar Bali.id – Kebakaran melanda rumah dinas penjaga Dam Bulian di Banjar Dinas Sema, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 01.20 Wita. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran tersebut masih menjadi misteri.
Baca Juga: Lahan Kebakaran Bedeng di Jatayu Masih Misterius, Koster: Bukan Milik Warga, Itu Aset Daerah
Diketahui rumah dinas itu ditempati Made Artana alias Kompor, PNS asal Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Sebelum peristiwa naas tersebut terjadi, korban tengah bersembahyang di Pura Batan Nyuh Kelod dan Batan Nyuh Kaja.
Tak lama, sekitar pukul 01.20 Wita, ia ditelepon oleh Gede Selamat, 58, warga setempat, yang mengabarkan rumahnya telah terbakar.
”Korban bersama keluarga langsung pulang dan mendapati rumah sudah dalam keadaan terbakar,” ujar Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana.
Rumah dinas sekaligus Kantor Perairan Penjaga Dam Bulian yang beratapkan seng berukuran 5x8 meter beserta isinya tersebut hangus terbakar. Selain bangunan, tiga unit sepeda motor yakni Honda Beat, Honda Grand, dan Yamaha Jupiter milik Pemkab Buleleng juga ikut dilalap si jago merah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng melalui Pos Kubutambahan menerjunkan armada untuk memadamkan api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150 jutaan.
”Pemadaman dilakukan selama 57 menit dan menghabiskan 1 tangki air,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali