Geger Temuan Orok dalam Tas Belanja Nyangkut di Sungai Shortcut Pererenan

Andre Sulla • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 06:29 WIB
HASIL HUBUNGAN GELAP?: Petugas kepolisian melakukan identifikasi terhadap jasad yang diduga orok laki-laki yang ditemukan tersangkut di trash barrier Sungai Shortcut Pererenan, Mengwi, Badung. (ist/radarbali.id)
HASIL HUBUNGAN GELAP?: Petugas kepolisian melakukan identifikasi terhadap jasad yang diduga orok laki-laki yang ditemukan tersangkut di trash barrier Sungai Shortcut Pererenan, Mengwi, Badung. (ist/radarbali.id)

 

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Temuan menggegerkan terjadi di aliran Sungai Shortcut, Banjar Pengembungan, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung.

Sebuah tas belanja berwarna biru yang tersangkut di trash barrier saat dibuka ternyata berisi jasad yang diduga orok laki-laki. Temuan ini berlangsung Selasa (15/9) sekitar pukul 09.00 Wita.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, SH., menerangkan, Jasad tersebut pertama kali ditemukan pekerja yang tengah melakukan pembersihan sampah bersama Yayasan Sungai Watch. Saat memilah barang-barang yang tersangkut di penyaring sampah, saksi menemukan tas belanja yang mencurigakan.

Lebih lanjut dijelaskan kegiatan pembersihan sampah di lokasi telah dilakukan sejak sekitar pukul 08.00 Wita. Dua orang saksi bersama tim Yayasan Sungai Watch memeriksa satu per satu sampah maupun barang yang tersangkut di trash barrier.

Kecurigaan muncul saat kedua saksi membuka tas belanja berwarna biru. Di dalamnya terdapat benda yang bentuknya menyerupai janin atau orok.

“Setelah diperiksa, saksi bersama rekannya melihat adanya benda yang diduga menyerupai janin/orok di dalam tas tersebut,” terang Aiptu Ayu.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Perbekel Desa Pererenan. Informasi diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pererenan hingga petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas selanjutnya mengevakuasi jasad tersebut menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Badung, jasad tersebut diperkirakan berjenis kelamin laki-laki. Tali pusar juga masih ditemukan menempel pada tubuhnya.

Sebelum ditemukan, jasad berada di dalam tas belanja warna biru yang kemudian tersangkut di trash barrier. Kini polisi masih memburu titik terang di balik temuan tersebut. 

“Identitas maupun asal-usul jasad masih dalam penyelidikan, termasuk menelusuri siapa ibu dari orok tersebut dan pihak yang diduga membuang atau meninggalkannya di aliran sungai,” kisahnya

 

Pemeriksaan medis dan forensik menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini. Polisi perlu memastikan usia kandungan, kondisi orok saat dilahirkan, hingga penyebab dan perkiraan waktu kematian.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi petunjuk penting bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya. Termasuk memastikan apakah orok tersebut lahir dalam kondisi hidup atau sudah meninggal sebelum dibuang.

 

Unit Reskrim Polsek Mengwi kini melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memperoleh hasil pemeriksaan medis dan forensik. Penyelidikan masih berlangsung.

“Polisi berupaya mengurai dari mana jasad tersebut berasal hingga bagaimana akhirnya berada di dalam tas dan tersangkut di aliran Sungai Shortcut Pererenan,” pungkasnya. ***

 

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
orok dalam tas Sungai Shortcut Pererenan temuan