SINGARAJA, Radar Bali.id - Musibah kebakaran menimpa warga Banjar Dinas Segara, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Baca Juga: Ditinggal Jualan Sate Ayam, Rumah Pedagang di Kediri Hangus Terbakar, Segini Kerugiannya
Kobaran api yang berawal dari ruang jahit mendadak membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan tempat tinggal korban.
Pemilik rumah diketahui bernama Made Supasni, 58, dan Nengah Nuriasa, 52. Ketika peristiwa terjadi, korban yang sedang sakit tengah tertidur di teras rumah. Tak lama kemudian, ia dibangunkan oleh Kadek Armini, 39, yang terkejut melihat kepulan api membumbung dari bagian belakang rumah korban.
”Areal yang terbakar itu merupakan tempat menjahit pakaian, sebab korban berprofesi sebagai penjahit,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana.
Korban dibantu warga sekitar sempat berusaha memadamkan api secara swadaya. Namun, mengingat angin bertiup kencang dan api makin membesar, Pemerintah Desa Giri Emas segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng serta pihak kepolisian.
Diduga kuat api cepat merembet lantaran membakar tumpukan kain dan bahan mudah terbakar di dalam ruangan jahit tersebut. Sekitar pukul 12.00 Wita, api yang membakar bangunan berukuran total 6x7 meter itu akhirnya berhasil dijinakkan.
Bangunan yang ludes dilalap si jago merah meliputi dua ruang tidur, serta masing-masing satu ruang dapur, kamar mandi, dan tempat kerja menjahit. Sejumlah barang berharga seperti kain, pakaian, surat-surat penting, dua unit mesin jahit, hingga peralatan rumah tangga tak berhasil diselamatkan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp80 juta.
”Diduga kebakaran akibat api dupa,” ujar Perbekel Desa Giri Emas, Wayan Saputra kepada Jawa Pos Radar Bali. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali