Dua Pria Berjaket dan Helm Hitam Diduga Molotov Rumah di Pererenan, Kabur Naik X-Max Tanpa Pelat

anfdre sulla • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 04:03 WIB
DICARI: Terduga pelaku pelemparan bom molotov di Pererenan Mengwi Badung Bali yang kini masih dikejar polisi. (IST/radarbali.id)
DICARI: Terduga pelaku pelemparan bom molotov di Pererenan Mengwi Badung Bali yang kini masih dikejar polisi. (IST/radarbali.id)

 

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Aksi teror kembali terjadi. Kali ini Rumah milik IMDA, 41, di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis, Desa Pererenan di molotov. Yakni dilempar benda berisi bahan mudah terbakar. Kejadian berlangsung Senin (14/9/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Saat itu, seorang saksi berinisial IPSY, 44, terbangun setelah mendengar suara gemuruh. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik rumah, juga saksi mata bernama IPSY.

Dari jendela rumah, ia melihat kobaran api di bagian depan yang disebut sebagai tempat yang dijadikan kantor milik korban. Bersamaan dengan itu, tidak berselang lama, IMDA terkejut.

Pemilik rumah yang sedang menonton televisi mendengar suara dentuman dari arah luar. Saat mengecek kondisi di depan rumah, mendapati bagian depan office miliknya telah terbakar.

Korban kemudian memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, muncul dugaan bahwa kebakaran bukan terjadi secara spontan, melainkan kesengajaan.

Tentunya akibat aksi seseorang yang melempar benda menyerupai bom molotov ke arah office. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan dan kepolisian. Petugas Polsek Mengwi bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. “Itu bukan office kantor. Melain rungan yang kerap disebut office,” tutur sumber petugas, Rabu (23/9/2026).

Dari pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. Di antaranya pecahan botol minuman beralkohol merek Draf, sumbu yang terbuat dari kain lap, serta tanah yang diduga terkena tumpahan bahan bakar minyak jenis Pertalite.

Akibat kejadian tersebut, bagian office berukuran sekitar 2x2 meter mengalami kerusakan ringan. Selain itu, tanaman hias, kaca depan office dan perangkat CCTV turut terdampak.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp 3 juta,” tambah sumber.

Penyelidikan kemudian dikembangkan dengan menelusuri sejumlah kamera CCTV di sekitar lokasi. Dari empat titik CCTV yang ditemukan di seputaran TKP, hanya dua kamera yang masih aktif dan dapat diperiksa. Dari rekaman tersebut, polisi menemukan petunjuk penting. Terlihat dua orang datang dari arah selatan menuju TKP. 

Keduanya mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam. Setelah diduga melemparkan benda menyerupai bom molotov ke arah kantor, kedua orang tersebut langsung meninggalkan lokasi dengan mengarah kembali ke selatan.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mengwi kemudian memperluas penelusuran CCTV ke arah selatan dari lokasi kejadian. 

Salah satu kamera milik sebuah kantor yang mengarah ke jalan merekam dua orang dengan ciri pakaian serupa.

Yakni mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam. Keduanya diduga mengendarai sepeda motor Yamaha X-Max dan melaju dengan kecepatan tinggi ke arah selatan. Yang menjadi perhatian penyidik, kendaraan tersebut disebut tidak menggunakan pelat nomor polisi.

Terpisah PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, SH., membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini perkara masih ditangani Unit Reskrim Polsek Mengwi.

Polisi masih mendalami identitas kedua orang tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV lainnya untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

Kendaraan yang digunakan serta kemungkinan motif di balik aksi tersebut. Kondisi CCTV di lokasi yang ikut terbakar juga masih diperiksa guna memastikan apakah rekaman sebelum kejadian masih dapat dipulihkan.

“Kami masih meminta keterangan korban dan saksi untuk mengungkap apakah sebelumnya terdapat persoalan, ancaman maupun permasalahan lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
Pererenan Mengwi Pelaku berjaket dan helm hitam bom molotov