Hantam Tronton di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Muhammad Basir • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 09:51 WIB
LAKALANTAS : Kecelakaan truk dan tronton. (Foto : Polsek Pekutatan)
LAKALANTAS : Kecelakaan truk dan tronton. (Foto : Polsek Pekutatan,Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id – Perjalanan sebuah truk dari arah Gilimanuk menuju Denpasar berujung petaka.

Baca Juga: Lakalantas Beruntun di Jalur Tengkorak Denpasar–Gilimanuk, Lansia Tewas Tertabrak

Diduga akibat sopir mengalami kantuk berat hingga microsleep, truk tiba-tiba mengarah ke jalur berlawanan dan menghantam truk tronton dari arah sebaliknya.

Baca Juga: Mimih, Dewa Ratu! Lakalantas Tunggal, Pria Nahas Ini Ditemukan Tewas Dalam Posisi Telungkup di Tengah Sawa

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 70-71, tepatnya di Banjar Ledok, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 12.45 Wita. Peristiwa ini melibatkan truk bernomor polisi W 8078 QF dan tronton B 8296 UEY.

Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw mengatakan, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Wahyu Duwi Fredianto, 24, melaju dari arah barat menuju timur. Saat melintas di lokasi kejadian yang kondisinya lurus, tiba-tiba kendaraan bergerak ke sisi kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

”Diduga pengemudi tertidur sehingga kendaraannya mengambil jalur kanan atau jalur berlawanan,” kata Kompol Benyamin.

Pada saat bersamaan, melaju truk tronton yang dikemudikan Arif Triono, 43. Mengetahui ada kendaraan masuk ke jalurnya, Arif sempat melakukan pengereman hingga kendaraannya berhenti. Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tak terhindarkan.

Akibat benturan tersebut, bagian depan truk ringsek dan kaca depannya pecah. Sementara truk tronton mengalami kerusakan pada kaca depan serta bumper dan bodi depan penyok.

Tak hanya kerusakan material, tiga orang yang berada di dalam truk mengalami luka-luka. Pengemudi truk, Wahyu, mengalami patah tulang bahu kiri. Sedangkan dua penumpangnya, Rico Wahyudi, 31, mengalami patah tulang kaki kiri, dan Adetya Yuda Fermana, 30, mengalami patah tulang pada kedua kakinya.

”Ketiga korban langsung dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Beruntung pengemudi truk tronton, Arif Triono, beserta penumpangnya, Ahmad, 44, tidak mengalami luka-luka dan dalam kondisi sadar.

Kondisi jalan di lokasi kejadian sebenarnya tergolong baik, beraspal lurus dengan marka jalan yang masih utuh, serta cuaca cerah. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp25 juta. Kedua kendaraan berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.00 Wita, dan kasusnya kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
Polsek Pekutatan lakalantas musibah microsleep kecelakaan