Cuaca Ekstrem, Pencarian Hari Ketiga Siswa SD Terseret Ombak di Gerokgak Masih Nihil

Francelino Junior • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 06:19 WIB
BELUM DITEMUKAN: Suasana pencarian Gede Adimas Raditya Wibawa, yang hilang terseret ombak di Pantai Gerokgak. (foto:Istimewa).
BELUM DITEMUKAN: Suasana pencarian Gede Adimas Raditya Wibawa, yang hilang terseret ombak di Pantai Gerokgak. (foto:Istimewa).

SINGARAJA, Radar Bali.id – Nasib Gede Adimas Raditya Wibawa, 11, siswa kelas 5 SD asal Banjar Dinas Batu Agung, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Buleleng yang hilang terseret ombak di Pantai Gerokgak masih menjadi misteri.

Baca Juga: Tragedi Tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, Petani Terseret Ombak saat Memancing, Hasil Pencarian Masih Nihil

Upaya pencarian hari ketiga pada Sabtu, 26/9/2026 belum membuahkan hasil akibat kendala cuaca buruk dan kondisi laut.

Tim SAR Gabungan telah bersiaga dan menyisir perairan Desa Gerokgak sejak pukul 07.30 Wita. Penyisiran diperluas ke arah timur hingga perairan Desa Celukan Bawang, lalu melebar ke tengah laut, hingga menyisir wilayah barat ke batas perairan Desa Penyabangan serta Desa Musi dengan radius mencapai 3 mil laut.

Baca Juga: Duh, Nekat Menerjang Ombak Demi Berenang, Bocah 11 Tahun ini Hilang Terseret Arus di Pantai Gumicik

”Pencarian hari ini masih nihil dan akan kami lanjutkan keesokan harinya,” tegas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Operasi SAR yang dihentikan sementara pada pukul 16.00 Wita tersebut melibatkan personel gabungan dari Pos SAR Buleleng, Batalyon C Brimob Polda Bali, Satpolairud Polres Buleleng, Polsek Gerokgak, Pos AL Celukan Bawang, serta warga setempat.

Selain terik matahari yang menyengat, tingginya gelombang serta arus bawah laut yang deras menjadi tantangan berat bagi tim lapangan.

”Arus bawah laut yang sangat deras memicu naiknya endapan lumpur. Hal ini mengganggu jarak pandang (visibility) para penyelam saat melakukan pencarian di bawah air,” pungkas Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
terseret ombak tim sar gerokgak cuaca ekstrem cuaca buruk