Musibah kebakaran melanda rumah milik almarhum Ketut Kajar—salah satu tokoh politik terkemuka Buleleng sekaligus pentolan grup kesenian legendaris Trio Kokar.
Baca Juga: Lupa Matikan Tungku Air Usai Memasak, Dapur Warga Kawan, Bangli, Ludes Terbakar
API menyebar begitu cepat. Kebakaran terjadi di kediamannya di Jalan Laksamana, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, pada Minggu, 27/9/2026 sekitar pukul 02.15 Wita.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang terjadi pada dini hari tersebut.
Baca Juga: Ditinggal Jualan Sate Ayam, Rumah Pedagang di Kediri Hangus Terbakar, Segini Kerugiannya
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat Gede Ki Banito Musolini, 12, terbangun dari tidurnya karena mendadak aliran listrik di rumahnya padam total. Pada saat bersamaan, terdengar suara teriakan histeris dari tetangga yang mengabarkan adanya kobaran api. Begitu terbangun, Banito kaget melihat kobaran api sudah membesar memerah di salah satu sudut bangunan.
Sontak, Banito bersama neneknya, Made Sarki, 79, bergegas berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga. Warga sekitar yang terbangun langsung bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Diketahui, bangunan yang terbakar merupakan ruangan yang biasa dipergunakan untuk keperluan sarana sembahyang.
”Yang terbakar adalah bangunan kamar berukuran 7x7 meter. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan (lidik). Estimasi kerugian materiil mencapai Rp200 juta,” terang Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 02.28 Wita.
Dalam rentang waktu lima menit, armada pemadam langsung tiba di lokasi kejadian dan berjibaku melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di dalam kompleks pekarangan rumah tersebut.
”Penanganan dilakukan Pos Induk dibantu Pos Kubutambahan dan Seririt dengan total 3 armada, menghabiskan 3 tangki air. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah 1 jam 23 menit,” ungkap Kepala Dinas Damkarmat Buleleng, I Gede Arya Suardana.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali