NEGARA, Radar Bali.id – Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk. Seorang pengendara sepeda motor tewas tragis setelah terlibat serempetan dengan bus Mercedes Benz di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 100-101, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Amor Ing Acintya, Serempetan dengan Mobil, Pemotor Nahas Ini Tewas Tabrak Pohon di Negara
Korban diketahui berinisial I KT S, 67, asal Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani tersebut mengendarai sepeda motor DK 3253 ZG.
Baca Juga: Badah! Gegara Serempetan Kendaraan, Kaki Penumpang Motor Remuk Terlindas, Truk Kabur
Kasatlantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta menjelaskan, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 Wita. Kejadian bermula saat korban melaju dari arah barat menuju timur di tepi kiri jalan.
Saat bersamaan, bus DK 7188 FE yang dikemudikan R, 49, warga Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, melaju dari arah yang sama dan hendak mendahului sepeda motor korban.
Nahas, saat bus melintas, sepeda motor korban diduga bergerak ke kanan. Pada saat bersamaan bus tengah melakukan manuver menyalip, hingga kedua kendaraan berserempetan di jalur sebelah kiri dari arah barat.
Benturan keras membuat sepeda motor terjatuh ke kiri. Sementara korban terlempar ke kanan hingga masuk ke lintasan bus. Tubuh korban seketika terlindas roda belakang kiri bus Mercedes Benz tersebut.
”Pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi bus tidak mengalami luka,” terang AKP I Wayan Sugianta.
Petugas Satlantas Polres Jembrana langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan yang terlibat kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan di jalur Denpasar-Gilimanuk agar ekstra hati-hati saat melakukan manuver, terutama ketika menyalip atau berpapasan dengan kendaraan lain. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali