NEGARA, Radar Bali.id – Upaya mendahului truk berujung maut. Rizky Eliyanto, 25, tewas mengenaskan di jalan raya.
Baca Juga: Duh! Hendak Nyalip, Serempetan dengan Bus, Pria Nahas Ini Tewas di Jalur Tengkorak Banyubiru
Ini terjadi setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan beruntun dengan truk tronton dan sebuah mobil di jalur Denpasar-Gilimanuk pada Selasa, 29 September 2026 (29/9/2026) malam.
Baca Juga: Maunya Hendak Nyalip dari Sisi Kiri, Warga Spanyol Ini Malah Tabrak Mobil Parkir
Kecelakaan tragis yang melibatkan tiga kendaraan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wita di KM 80–81, Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Rizky yang berdomisili di Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan, meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP) setelah mengalami luka berat pada bagian kepala.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika membenarkan musibah kecelakaan maut tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah TKP, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario berplat DK 5310 AGA melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Saat itu, korban berada tepat di belakang truk boks tronton B 9845 PEU yang dikemudikan Rudi Hartono, 47, warga asal Malang, Jawa Timur. Setibanya di lokasi kejadian, kondisi jalan agak menanjak dengan penerangan jalan yang minim.
Korban kemudian mencoba mendahului truk boks di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil DK 1691 ABQ yang dikemudikan I Putu Wari Sandi, 31, warga Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo.
Nahas, kemunculan mobil dari arah berlawanan membuat korban kaget dan kehilangan kendali. Setang sepeda motor korban menyenggol badan truk tronton hingga sepeda motor beserta pengendaranya terjatuh.
Sepeda motor korban masuk ke kolong truk dan terlindas ban belakang kanan. Tubuh korban terpental keras dan kepalanya membentur permukaan aspal.
”Korban meninggal dunia di TKP akibat mengalami luka berat pada bagian kepala,” jelas Kompol I Wayan Sartika.
Sementara itu, pengemudi truk tronton maupun pengemudi mobil selamat tanpa mengalami luka sedikit pun. Benturan keras tersebut menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan samping dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp 3 juta.
Truk tronton tidak mengalami kerusakan berarti, sedangkan mobil hanya mengalami lecet pada bumper kanan depan.
Petugas Polsek Mendoyo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan arus lalu lintas. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Pergung.
Kasus kecelakaan maut ini selanjutnya ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Jembrana guna proses penyelidikan lebih lanjut. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali