Penumpang Travel Asal Jombang Mendadak Nyebur ke Laut, Tim SAR Gabungan Menyisir Selat Bali

Muhammad Basir • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 08:55 WIB
TERUS DICARI : Pencarian korban hilang oleh tim SAR gabungan di Selat Bali. (foto: SAR Jembrana)
TERUS DICARI : Pencarian korban hilang oleh tim SAR gabungan di Selat Bali. (foto: SAR Jembrana)

NEGARA, Radar Bali .id– Harapan untuk menemukan Riski Firmansyah, 23, penumpang kapal yang diduga melompat ke laut saat pelayaran dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Minggu, (27/9/2026) lalu masih terus dilakukan.

Baca Juga: Badah! Masih Terus Terjadi, Lagi Penumpang Kapal Nyebur ke Laut, Begini Pengakuan Stresnya

Hingga Rabu, (30/9/2026), tim SAR gabungan masih gencar melakukan penyisiran di sepanjang perairan Selat Bali.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Gede Hendri Gunawan, menyampaikan bahwa operasi pencarian terhadap pemuda asal Dusun Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut masih berlangsung. Namun, hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Baca Juga: Oooalah, Pria Bertato yang Nekat Nyebur ke Laut, Ternyata Residivis Curanmor

“Hasil pencarian masih nihil,” ujar Hendri.

Penyisiran dilakukan dengan membagi area pencarian ke dalam beberapa sektor. Tim SAR gabungan menyisir perairan ke arah utara, selatan, hingga kawasan Teluk Gilimanuk. Selain jalur laut, pencarian juga diperluas melalui pemantauan darat di sepanjang garis pantai.

Petugas juga berkoordinasi dengan para nelayan lokal yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Gilimanuk agar segera melapor apabila menemukan benda atau tanda-tanda yang berkaitan dengan korban.

Diberitakan sebelumnya, Riski Firmansyah, 23 dilaporkan hilang setelah diduga menceburkan diri ke laut saat kapal yang ditumpanginya berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Minggu, (27/9/2026) sore.

Informasi awal diterima petugas berdasarkan laporan dari KMP Cemerlang No. 55 mengenai dugaan adanya penumpang yang melompat ke laut saat posisi kapal berada di sekitar buoy merah perairan Gilimanuk, tepatnya pukul 17.50 Wita.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban berangkat bersama pamannya, Supeno, dan sepupunya, Dwi Al Rozakhi Ma'ruf, menumpangi travel bernomor polisi N 1798 BX dari Mojokerto menuju Tabanan untuk bekerja.

Saat berada di atas kapal, korban sempat berjalan bersama kedua kerabatnya menuju area kantin. Namun, setelah beberapa kali berpindah lokasi, keberadaan korban mendadak tidak diketahui.

Pihak keluarga yang menyadari keberadaan Riski tidak ada di dalam kendaraan maupun area kapal langsung melakukan pencarian bersama awak kapal hingga kapal bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, tetapi hasil tetap nihil.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya keras menemukan korban dengan terus memperluas radius penyisiran memperhitungkan arah arus laut dan cuaca di perairan Selat Bali. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
selat bali gilimanuk tim sar gabungan penumpang kapal pencarian korban