GIANYAR, Radar Bali.id – Perasaan cemas seorang ayah berujung duka mendalam. Usahanya menghubungi sang putri, LLD, 36 sejak Kamis malam, 8 Oktober 2026 tak kunjung mendapat respons.
Rasa curiga memaksa sang ayah mendatangi kamar kos putrinya di Jalan Kembengan, Banjar Kembengan, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar pada Jumat pagi, 9 Oktober 2026.
Alangkah kagetnya, LLD ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sang ayah tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 Wita dan mencoba memanggil LLD dari luar. Namun, tidak ada sahutan dari dalam kamar yang posisinya terkunci rapat dari dalam.
Saat mengamati celah pintu, sang ayah mendapati selendang merah terikat di bagian atas pintu. Ketika ia berupaya memotong selendang tersebut, terdengar suara benda jatuh dari dalam kamar.
Merasa ada yang tidak beres, ia langsung meminta bantuan warga sekitar serta penghuni kos lainnya, yang kemudian diteruskan ke pemilik kos dan Bhabinkamtibmas Tulikup.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan membenarkan insiden penemuan jenazah tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
”Benar, tadi kita telah menerima laporan dari masyarakat berkaitan dengan penemuan jenazah di salah satu rumah kos di Banjar Kembengan, Tulikup,” ujar Kompol I Made Adi Suryawan, Jumat, 9 Oktober 2026. Polisi kini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mendalami penyebab pasti kematian korban.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Ida Ayu Rukmi Utami menyampaikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu evakuasi.
”Evakuasi jenazah di Banjar Kembengan, Tulikup, sudah dapat ditangani,” jelas Dayu Rukmi. Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju Ruang Jenazah RSUD Sanjiwani Gianyar. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali