JAKARTA-Anggota DPR RI Dapil Bali, I Wayan Sudirta SH mengapresiasi berbagai kemajuan demokrasi di Kazakystan.
Apresiasi politisi PDI Perjuangan asal Bali ini lebih mengkhusus pada setahun kepemimpinan Presiden Kassym-Jomart Tokayev, dalam posisinya sebagai ketua grup kerja sama bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia–Kazakhstan.
‘’Kepemimpinannya yang cakap telah memastikan transisi kekuasaan yang lancar dan membawa negara ini bergerak menuju pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial untuk warganya,”tegas Sudirta.
Selain itu, kebijakan negara baru mendengarkan rakyatnya adalah salah satu pencapaian yang patut diapresiasi.
“Di era pemerintahan terbuka ini, inklusivitas politik, pertahanan kebebasan dan kebebasan sipil, transparansi dan akuntabilitas relatif adalah elemen-elemen yang akan menjamin dukungan kuat dan kepercayaan orang-orang dalam suatu negara,’’ imbuh Sudirta.
Grup persahabatan bilateral telah menjadi platform komunikasi yang penting antara Parlemen kedua negara (Indonesia -Kazakhstan).
Dalam masa keanggotaan 2019-2024, lanjut Sudirta, telah diresmikan kelompok persahabatan bilateral dengan parlemen Kazakhstan.
Sudirta berharap, kerja sama yang lebih kuat nantinya bisa terjalin antara parlemen nasional kedua negara, terutama selama masa yang penuh tantangan ini.
Kebutuhan akan kerjasama dan multilateralisme tidak pernah lebih besar dari hari ini. Multilateralisme yang didukung oleh hubungan bilateral yang langgeng antar negara.
"Covid-19 adalah tantangan bagi kita semua. Pandemi ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan tata kelola kesehatan global dalam menghadapi masalah yang lebih menantang di masa depan.
Setelah vaksin untuk pandemi ini tersedia, salah satu tantangan penting adalah menyediakan akses ke vaksin yang terjangkau untuk virus corona. Ini tentu saja merupakan salah satu aspek tata kelola kesehatan global yang bisa menjadi fokus dialog sekarang dan masa depan antara Kelompok Persahabatan Bilateral Parlemen Nasional kita,’’ kata Sudirta.
Lebih lanjut, Sudirta menegaskan, Indonesia akan selalu konsisten mendukung kepemimpinan H.E. Presiden Tokayev, sebagai bagian dari pelaksanaan politik luar negeri Indonesia.
Menurutnya, sudah saatnya sesama negara yang sedang dalam taraf modernisasi, peningkatan kerjasama antarnegara sangat penting untuk ditingkatkan.
Melalui upaya kerjasama ini, cita-cita salah satu bapak bangsa Indonesia, Sukarno dapat direalisasikan, yaitu kebangkitan menuju tatanan dunia yang lebih adil dan seimbang.
Indonesia tentunya secara konsisten melaksanakan politik luar negeri di tengah dunia yang penuh tantangan, dimana konflik dan perang masih terjadi di beberapa tempat; pertumbuhan ekonomi dunia mengalami trend menurun dan berbagai masalah kemanusiaan masih memprihatinkan, termasuk penanggulangan pandemi covid-19.
Masih banyak potensi kerja sama kedua negara yang perlu digali, antara lain dalam bidang transportasi udara, perbankan, industri halal, pertanian, energi, dan industri strategi.
"Semoga kerjasama ke depan dapat lebih ditingkatkan lagi dan grup persahabatan bilateral ini akan menjadi jembatan peningkatan kerjasama tersebut,tukas Sudirta.
Editor : Didik Dwi Pratono