Akhirnya….Ni Luh Djelantik Lengkapi Syarat Maju DPD

Hari Puspita • Dipublikasikan Minggu, 25 Desember 2022 | 16:07 WIB
SUDAH BERSIAP : Ni Luh Djelantik (tengah) menyatakan keseriusannya maju di DPD RI usai menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPUD Bali, kemarin. (foto dwija putra/ radar bali)
SUDAH BERSIAP : Ni Luh Djelantik (tengah) menyatakan keseriusannya maju di DPD RI usai menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPUD Bali, kemarin. (foto dwija putra/ radar bali)
DENPASAR, radarbali.id – Bakal calon DPD RI, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik,47, yang populer dipanggil Ni Luh Djelantik telah menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPUD Bali, Sabtu (24/12). Menariknya, sosok kelahiran 15 Juni 1975 silam yang  mantan politisi Partai Nasdem ini bahkan berjanji maju ke DPD RI siap 100 persen ngayah (mengabdi) dan bahkan gaji dan tunjangannya diserahkan kepada rakyat Bali.

Ni Luh Djelantik mengatakan ia  bersama timnya datang ke KPU Bali adalah sebagai rasa terimakasih dan  apresiasi kepada KPU Bali dan segenap jajaran Bawaslu dan tim terkait atas semua proses yang telah dilalui. KPU Bali maupun Bawaslu Bali,  mereka ada untuk memberikan informasi, masukan, dan juga menjadi rumah bertanya bagi para bakal calon (Bacalon).

Berbagai pertanyaan dari bacalon dan LO mereka jawab sangat detail. “Kami hadir di sini mungkin sedikit antimainstream ya karena biasanya yang membawakan bukti dukungannya mungkin bukan bacalonnya sendiri.

Ini bentuk apresiasi kami, saya dan juga ketua tim relawan, koordinator dan segenap tim relawan kepada KPU dan dukungan masyarakat Bali yang satu per satu hadir dan datang menyampaikan dukungannya kepada Ni Luh Djelantik untuk melanjutkan perjuangan bagi masyarakat Bali,” terang Ni Luh Djelantik usai menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPU Bali, kemarin.

Kata dia,  berbagai persyaratan yang telah diserahkan.  Salah satunya untuk dukungan minimal yang dikumpulkan sebagai syarat adalah 2000 dukungan KTP warga Bali. Ia juga telah menyerahkan 2888 bukti dukungan KTP dan tanda tangan masyarakat Bali yang terdiri dari masyarakat sembilan kabupaten/kota.

“Kalau jumlah KTP yang masuk jauh lebih banyak, dalam proses beberapa minggu yang dijalankan relawan masuk sekitar 8.000 KTP. Kami sepakat  dengan yang mendukung dan mereka paham dukungan mereka tidak akan terputus sebatas pada dukungan KTP. Cuma kita menyerahkan dukungan angka dan kami sepakat di angka 2888 KTP,” bebernya. [made dwija putra/radar bali] Editor : Hari Puspita
ni luh djelantik politik pencalonan DPD