Nama yang akan diusung adalah Ketua DPD II Golkar Buleleng, Ida Gede Komang Kresna Budi. Pria yang juga anggota DPRD Bali itu juga mengklaim siap maju sebagai bakal calon Bupati Buleleng yang diajukan melalui Partai Golkar.
“Kita lihat 2024. Astungkara sebagai ketua DPD saya harus sudah punya kesiapan untuk maju. Saya diberikan support, kalau diberikan mandat, ya astungkara. Karena sebagai kader, harus selalu siap,” kata Kresna Budi.
Menurutnya seorang bakal calon harus teruji lebih dulu di internal partai. Ia mengklaim ujian yang paling riil adalah di internal partai. Sebab kader harus bisa berorganisasi, melakukan fungsi manajerial, serta bekerja untuk kemaslahatan masyarakat.
Kesiapan Kresna Budi maju sebagai bakal calon juga tak main-main. Ia bahkan menantang agar partai-partai lain di Buleleng juga menyiapkan kader untuk turun gelanggang pada Pilbup Buleleng 2024 nanti.
“Mudah-mudahan partai lain akan mengeluarkan calon-calon terbaik juga untuk buleleng. Karena biar bagaimana pun Buleleng butuh pemimpin,” ujarnya.
Dari hitung-hitungan saat ini, Golkar masih belum bisa mengusung calon secara mandiri. Berdasarkan Pemilu 2019 lalu, Golkar hanya berhasil meraih tujuh kursi di DPRD Buleleng. Sementara syarat minimal untuk mengajukan calon secara mandiri, harus memiliki 11 kursi di parlemen.
Kresna Budi mengaku pihaknya akan menggenjot perolehan kursi tersebut pada Pemilu 2024 mendatang. Kalau toh masih belum memenuhi, dia juga telah menyiapkan alternatif lain. Yakni menjalin koalisi dengan partai-partai lainnya.
“Koalisi itu biasa. Karena membangun suatu wilayah tidak bisa satu partai. Tapi biasanya ada pembicaraan di antara partai pendukung. Golkar astungkara sudah siap. Sebagai kader harus siap ditugaskan dimana pun,” tukasnya. (eps/rid)
Editor : M.Ridwan