Pengunduran diri warga Bongan Gede, I Gusti Putu Wiarta Mas ini karena terbongkar memalsukan dokumen surat akta kematian.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Selasa (16/5/2023) terbongkar I Gusti Putu Wiarta Mas dugaan memalsukan dokumen surat akta kematian. Dimana yang bersangkutan I Gusti Putu Wiarta Mas ini tidak muncul pada data kependudukan.
Ternyata yang bersangkutan ini telah meninggal dunia. Tetapi setelah ditelusuri lebih dalam di Desa Bongan, I Gusti Putu Wiarta Mas masih hidup.
Adanya surat akta kematian yang muncul termasuk kini yang bersangkutan I Gusti Putu Wiarta Mas sebagai bacaleg Nasdem. Pihaknya Pemerintah Desa Bongan memanggil yang bersangkutan I Gusti Putu Wiarta Mas.
Ujung-ujungnya terkuak ternyata I Gusti Putu Wiarta Mas mengakui telah memalsukan dokumen surat akta kematian untuk kepentingan asuransi. Di mana saat itu pengurusan asuransi dilakukan oleh anaknya.
Kepala Desa Bongan I Ketut Sukarta membenarkan peristiwa itu soal adanya warga yang memalsukan surat akta kematian.
“Tadi pagi kami di desa sudah memediasi pertemuan di kantor Desa Bongan. Dengan menghadirkan Disdukcapil Tabanan, Kecamatan Tabanan, Babinsa, Bhabinkamtibmas desa termasuk yang bersangkutan I Gusti Putu Wiarta Mas,” tuturnya.
Dari hasil pertemuan itu setelah diminta keterangan terhadap yang bersangkutan ternyata mengakui perbuatannya dan sekaligus minta maaf kepada semua peserta rapat.
“Bahwa I Gusti Putu Wiarta Mas sengaja memalsukan akta surat kematian untuk keperluan asuransi. Pengurusan asuransi dilakukan tahun 2018 lalu yang diurus oleh anaknya. Padahal saat itu dia masih hidup,” ungkapnya.
Tidak hanya itu yang bersangkutan pula pada saat pengurusan surat akta kematian, karena harus bertanda tangan perbekel. Malah memalsukan pula tanda tangan perbekel.
"Karena terbongkar memalsukan akta kematian untuk kepentingan asuransi. Yang bersangkutan pun telah meminta maaf. Selain itu karena yang bersangkutan sebagai bacaleg dari Partai Nasdem telah mengundurkan diri di partainya,” tandas Sukarta.
Sementara itu I Gusti Putu Wiarta Mas enggan memberikan keterangan apapun perihal dugaan memalsukan surat akta kematian itu. Bahkan mengundurkan diri sebagai bacaleg Nasdem.
“Ampura saya tidak mau bahas hal itu ya. Mohon maaf dulu ya,” tutupnya via sambungan telepon. Disisi lain Ketua KPU tabanan I Gede Putu Weda Subawa menyatakan pihaknya belum menerima surat secara resmi soal pengunduran diri I Gusti Putu Wiarta Mas sebagai bacaleg partai Nasdem.
Tapi yang beliau ini sudah datang ke KPUD dan sudah kami arahkan untuk mengundurkan diri di partai termasuk sebagai bacaleg. Baru nantinya Partai dalam hal ini Nasdem melapor ke KPUD dalam proses perbaikan berkas bacaleg. "Itu tadi kami arahkan kepada yang bersangkutan I Gusti Putu Wiarta Ma, karena tadi siang datang ke KPU," pungkasnya. [juliadi/radar bali] Editor : Hari Puspita