Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya mengaku bersyukur atas hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan calon presiden Prabowo Subianto di posisi pertama.
Pria yang akrab disapa De Gadjah tidak ingin jemawa. Ia menekankan kepada kader Gerindra Bali agar tidak menjadi sombong karena perjuangan untuk meraih kemenangan masih panjang.
Sebagai arahan Ketua Umum Gerindra, kata dia, pihaknya akan tetap berkonsentrasi pada kerja-kerja politik dan menjaga tren elektabilitas Prabowo.
"Kami akan terus bekerja keras dengan terus menonjolkan keunggulan Prabowo kepada masyarakat dan menjaga tren elektabilitasnya terus naik," ungkapnya, Senin (29/5/2023).
Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru per Mei 2023. Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan dukungan sebesar 24,5 persen.
Di posisi kedua ada Ganjar Pranowo dengan perolehan 22,8 persen, lalu diikuti oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan raihan 13,6 persen.
"Suara untuk Prabowo meningkat signifikan, yaitu 6,4 persen, dari sebelumnya 18,1 persen pada Januari 2023 dan menjadikan elektabilitasnya berada di posisi teratas," demikian dikutip dari Kompas.id, Rabu (24/5/2023).
"Posisi ini sempat diraihnya, tetapi sejak Oktober 2022 hingga Januari 2023 direbut oleh Ganjar," lanjut survei tersebut.
Selama periode survei Oktober 2019 sampai Januari 2023, perolehan Ganjar konsisten naik. Namun, pada survei kali ini, mengalami penurunan 2,5 persen dari survei Januari 2023 yang mendapat elektabilitas 25,3 persen.
Penurunan elektabilitas Ganjar diduga menolak kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20. Sementara perolehan suara Anies nyaris tak berubah dari survei Januari 2023 yakni sebesar 13,1 persen, hanya naik 0,5 persen. (feb) Editor : Rosihan Anwar