Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cok Ace Letakkan Batu Pertama Candi Bentar di Polandia

I Kadek Surya Kencana • Rabu, 9 Agustus 2023 | 16:53 WIB
RITUAL: Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dalam prosesi peletakan batu pertama Candi Bentar di Kota Gdansk, Dolina Charlotty Resort, Sabtu (5/8/2023). (PEMPROV BALI FOR RADAR BALI)
RITUAL: Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dalam prosesi peletakan batu pertama Candi Bentar di Kota Gdansk, Dolina Charlotty Resort, Sabtu (5/8/2023). (PEMPROV BALI FOR RADAR BALI)

POLANDIA, radarbali.id- Masih dalam rangkaian kunjungan kerja ke Polandia, kali ini Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berkesempatan untuk mengikuti prosesi peletakan batu pertama atau Ground Breaking Candi Bentar (Pintu Masuk Utama) Kawasan Taman Mini Indonesia yang digelar di Kota Gdansk, Dolina Charlotty Resort, Sabtu (5/8/2023).

Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dibangunnya candi bentar (pintu masuk utama) Kawasan Taman Mini Indonesia yang nantinya juga akan menjadi Pintu Masuk anjungan Bali. 

Fasilitas yang akan dibangun di anjungan Bali adalah  pura dan rumah tinggal tradisional Bali. 

Diharapkan mini Indonesia ini dapat meningkatkan hubungan budaya antara Polandia dan Republik Indonesia, khususnya dengan Provinsi Bali.

Orang nomor dua di Bali ini menyampaikan bahwa penduduk Bali yang jumlahnya 4,3 juta jiwa sebagian besar memeluk agama Hindu yang berlandaskan pada konsep Tri Hita Karana, yaitu menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan, menjaga hubungan harmonis dengan sesama dan menjaga hubungan harmonis dengan alam lingkungannya. 

Upacara keagamaan yang dikemas dalam bentuk atraksi budaya hampir setiap hari bisa disaksikan di Pulau Bali, antara lain upacara yang berhubungan dengan manusia yang berhubungan dengan lingkungan, dan upacara-upacara lainnya

Dengan adanya upacara Mendem Dasar,  serta ornamen-ornamen yang ada pada candi bentar, maka candi bentar tidak semata - mata sebagai pintu keluar masuk dari satu halaman ke halaman lainnya yang bersifat estetis saja tetapi juga bersifat filosofis.

“Saya ucapan terima kasih kepada Konsul Kehormatan Indonesia di Gdansk (Miroslav Wawrowski) yang menginisiasi pembangunan candi bentar di proyek Taman Mini Indonesia, kepada Duta Besar Indonesia untuk Polandia (Anita Lidya Luluhima), Duta Besar Republik Polandia di Indonesia (Beata Stoczynska) yang telah mendukung terwujudnya proyek ini dan kepada para arsitek Bali, kontraktor, serta semua pihak yang telah ikut berperan mewujudkan proyek yang besar ini, saya mengucapkan terima kasih. Semoga karya monumental ini akan menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Bali dengan Polandia khususnya dengan masyarakat Grandsk”, pungkasnya Wagub Cok Ace.

Sementara itu, Deputi Marshal (Setingkat Wakil Gubernur, red) Provinsi Pomeranian Wiesław Byczkowski menyampaikan bahwa kerja sama antar Indonesia dengan Polandia sudah terjalin selama 7tahun, dan hubungan kerja sama tersebut semakin erat.

Menurutnya, hal itu terbukti dari dibangunnya mini Indonesia di Polandia.

Lebih jauh, ia sangat terkesan dengan dibangunnya anjungan Bali, di mana Bali sangat terkenal sebagai Pulau Seribu Pura yang terkenal dengan predikat terbaiknya.

Untuk itu, diharapkan anjungan Bali  dapat menjadi media promosi untuk mendorong masyarakat Polandia berkunjung ke Bali.

Sementara itu, Konsul Kehormatan Indonesia di Gdansk  Miroslaw Wawrowski menyampaikan bahwa candi bentar tersebut merupakan bangunan pertama dari kompleks pembangunan Indonesia Mini yang secara bertahap akan dibangun kedepannya, yang saat ini telah dibangun anjungan Pura dan Anjungan Rumah Tinggal.

Dengan mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan tradisi, maka pihaknya telah melakukan kerja sama dengan manajemen Taman Mini Indonesia Indah dan Institut Seni Indonesia.

Diharapkan dengan adanya pembangunan dan investasi yang dilakukan, akan semakin meningkatkan kerja sama antara Polandia dan Indonesia, untuk itu diharapkan kerja sama semua pihak dalam melancarkan kerja sama tersebut.

Dalam sambutan terakhir, dukungan kerja sama yang positif juga muncul dari Duta Besar Indonesia di Polandia Anita Lidya Luhulima yang mengungkapkan bahwa pertama kali muncul dari Conhor Polandia, yang ingin membangun Indonesia Mini.

Pembangunan Indonesia Mini ke depannya merupakan bagian dari upaya mempromosikan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Polandia sehingga para wisata Polandia akan berkunjung ke Indonesia.

Hal tersebut, didukung oleh lokasi pembangunan taman mini Indonesia tersebut terletak di lokasi strategis yang sering dijadikan tempat untuk menonton konser rock.

Untuk itu diharapkan, anjungan pertama yang akan dibangun adalah Anjungan Bali, dapat menarik minat wisata Polandia.

Hadir dalam kesempatan tersebut Duta Besar Republik Polandia di Indonesia Beata Stoczynska, Walikota Slupsk, Ustka, Darlowo, dan Leba serta anggota Dewan Perwakilan Pomerania.

Acara kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan penandatanganan MoU antara Dolina Charlotty dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dilanjutkan dengan acara nasarin. (ken)

Editor : Rosihan Anwar
#wakil gubernur bali #cok ace #kunjunga kerja