Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Punya Pengalaman, Airlangga Hartarto Dinilai Layak Jadi Cawapres

Jawapos Source control • Minggu, 13 Agustus 2023 | 12:05 WIB
MASIH TANGGUH : Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (jawapos).
MASIH TANGGUH : Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (jawapos).

radarbali.id-Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai layak maju menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres). Terlebih, pengalamannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam membawa Indonesia keluar dari pandemi Covid-19 sangat sukses. 

"Saya kira memang kalau capres yang punya background ekonomi kuat jawabannya, salah satunya adalah Airlangga. Saya kira sebagai Ketum Partai Golkar sangat layak kalau kemudian Airlangga terus melakukan kerja-kerja politik memantaskan diri sebagai kandidat capres-cawapres pada Pilpres 2024," kata Direktur Parameteri Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno dihubungi JawaPos.com, Jumat lalu (11/8). 

Bahkan jika ingin membuat poros keempat, kata Adi, Airlangga cukup meyakinkan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju sebagai calon presiden (Capres). Karena, Golkar dengan PAN sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden 20 persen.

"Saya kira ini cukup rasional, cukup logis, kalau kemudian Airlangga maju punya latar belakang ekonomi, paham ekonomi secara makro dan mikro dan bikin poros politik sendiri. Publik berharap Airlangga bikin poros politik sendiri, mengingat posisinya sebagai ketum partai, Menko yang hanya butuh parpol setara PAN untuk menggenapi ambang batas 20 persen," papar Adi. 

Jika untuk membuat poros politik baru, lanjut Adi, Airlangga harus memantapkan pelabuhan politiknya ke bakal capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto atau Anies Baswedan. Namun, Golkar sudah menegaskan tidak akan berkoalisi dengan poros pendukung Anies. 

"Itu artinya kesempatan Airlangga sangat mungkin ke Ganjar ataupun ke Prabowo. Tinggal siapa yang menerima proposal politik Golkar yang secara rasional harus dipilih oleh Golkar dan Airlangga," pungkas Adi. (*)

Editor : Donny Tabelak
#airlanga hartarto #ketum golkar #ganjar pranowo #prabowo subianto #cawapres