DENPASAR,radarbali.id – Suhu politik nasional kian hangat. Ini menyusul merapatnya Partai Golkar, PAN dan PKB ke kubu Prabowo Subianto. Menyikapi hal itu, koalisi Ganjar Pranowo yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak ambil pusing.
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang berkunjung ke Rumah Jabatan Gubernur Bali Wayan Koster selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan kemarin (14/8).
Menurut Mardiono saat ini sudah terbentuk koalisi sehingga masyarakat lebih mudah memilih. Tak lupa dia mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto telah terbentuk koalisi tergabung dari empat partai.
"Sekarang sudah tidak ada partai yang di parlemen dari sembilan kursi itu sudah masing-masing memiliki koalisi atau kerjasama politik," terangnya.
Tentang calon wakil presiden, Mardiono menyinggung kesetiaan PPP dengan PDIP karena sudah ibarat kakak beradik karena selisih usia partai tersebut lima hari.
Selain itu kata dia, jatuh bangunnya di dunia politik hampir mirip. Persahabatan yang lama ini tentu merupakan suatu tanda-tanda yang sudah teruji.
"Bahwa Insyaallah loyalitas persahabatan itu akan bisa kami lanjutkan, dan pada pemilu 2024 ini yang kami bangun kerjasama politik antara PPP dgn PDIP tidak hanya sampai sukses pilpres saja tapi sampai ke Pileg, termasuk dimana PPP yang kuat ya nanti berkolaborasi dengan PDI Perjuangan begitupun sebaliknya, dan itulah kerjasama politik yang disepakati," bebernya.
Merespons hal itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster meyakini masyarakat Bali akan memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo. Ia berharap doa dan restu dari alam supaya di daerah lain Ganjar terpilih sebagai pemimpin.
Tentang adanya sebaran konstelasi politik pilpres yang mengerucut ke tiga kekuatan itu merupakan bagian dinamika demokrasi. Bagi Koster tidak masalah Ganjar dukungan partai sedikit karena berkaca dari Pilpres 2014, PDIP pernah "dikeroyok".
Baca Juga: Bali Meriahkan Kompetisi E-Sports Ksatriya Mahardhika, Berhadiah Ratusan Juta
Saat ini koalisi Ganjar yakni PDIP, Perindo, Hanura dan PPP. "Kami (PDI Perjuangan) dikeroyok sudah pengalaman jadi kami tahan keroyokan tapi maksud saya supaya itu tidak menjadi niat dari elit ini dalam konteks persaingan pilpres pemilu 2024 tapi atas kesadaran mencari pemimpin baik membangun bangsa kita serahkan ke masyarakat untuk menilai," terangnya.
Kata Koster politik itu dinamis, karena yang disuguhkan saat ini bukan final sebelum pendaftaran nanti. Ia menekankan empat partai yang mendukung Ganjar tanpa ada transaksional tapi spirit kerja untuk Indonesia.***
Editor : M.Ridwan