Komisioner Bawaslu Denpasar Terpilih Suyanto Disoal, Klaim Bersih Tidak Berafiliasi Partai Politik
Ni Kadek Novi Febriani• Selasa, 22 Agustus 2023 | 03:35 WIB
DISOAL: Komisioner Bawaslu Kota Denpasar Suyanto membantah dirinya terlibat afiiliasi partai politik.
DENPASAR,radarbali.id - Beredar kabar anggota Bawaslu Denpasar terpilih, Suyanto adalah mantan tim sukses caleg Golkar pada Pemilu 2019. Sekretariat Bawaslu Denpasar sempat mengunggah profil setiap anggota terpilih di media sosial, karena ramai komentar admin langsung menghapus postingan tersebut.
Suyanto terpilih sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa periode 2023-2028. Dikonfirmasi langsung dengan Suyanto ia menampik sebagai tim sukses. Suyanto mengatakan ada kesalahan penulisan (typo) membuat profil. Selain itu, ia juga mengatakan bukan tim sukses karena tidak ada surat keputusan (SK) dan tunjangan, hanya analis membantu teman saat tinggal di Surabaya.
"Habis kecelakaan di Surabaya patah. Kemudian istirahat beberapa bulan di Surabaya. Ada teman sibuk ngobrol kami. Saya merasa bukan tim sukses tidak ada SK dan tunjangan tapi sebagai sahabat sebagai analis. Kalau tim sukses beneran tercatat tahun berapapun. kalau tidak tercatat tidak resmi logika saya," terangnya.
Suyanto mengatakan, sebelum terpilih sebagai anggota Bawaslu, ia aktif pada bidang sosial dan lingkungan hidup.
Ia menuturkan sebenarnya bukan timses, melainkan menjadi konsultan karena temannya mencalonkan diri tahun 2014 bukan 2019 seperti yang diunggah di mesia sosial Bawaslu Denpasar.
Lucunya, ia membuat sebagai timses karena mengaku tidak tahu apa yang harus diisi pada pengalaman kepemiluan sehingga menulis sebagai tim sukses.
"Dalam kerangka kepemiluan tim sukses masuk dalam kepemiluan. Tapi karena bukan kader partai. Dicek semua data Sipol(sistem informasi partai politik) tidak ada saya partai. Saya murni orang swasta penggerak sosial aktif lingkungan hidup," ucapnya
Ia meminta hal ini tidak dibesar-besarkan karena ia ingin memajukan demokrasi. "Berniat gabung lembaga pengawas berniat membantu mencurahkan untuk pemilihan demokratis. Saya bersih, saya tidak ada afiliasi dan tidak ada kaitan dengan partai politik," ujarnya.
Sementara, Plt Kepala sekretariat Bawaslu Denpasar, Ni Wayan Ernirusita membantah kalau ia salah mengetik. Ia hanya menyalin apa yang diberikan Suyanto sesuai apa yang ditulis dalam riwayat hidup. "Tidak, tidak typo dari Pak Suyanto. Sesuai dengan apa yang disampaikan pak Suyanto," ujarnya. ***