SINGARAJA– Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buleleng diminta bijak menggunakan media sosial. Terlebih pada Pemilu 2024. ASN harus menjaga netralitas mereka pada ajang politik. Termasuk menjaga sikap netral mereka di media sosial.
Jumat kemarin (1/9), Pemkab Buleleng kembali melakukan sosialisasi soal netralitas ASN di Pemkab Buleleng. Sosialisasi itu dilangsungkan di Ruang Rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Buleleng, Gede Suyasa menyatakan dalam tahun politik ini, situasi akan sangat dinamis. Polarisasi dukungan politik pasti terbentuk dan tidak bisa dihindari.
Dalam kondisi tersebut, Suyasa meminta agar seluruh ASN menjaga soliditas korps dan tetap menjaga netralitas. Menurutnya netralitas ASN harus ditunjukkan setiap saat.“ Netralitas harus dijaga. Bukan hanya saat bekerja, tatap muka, tapi juga harus dijaga sampai ke ruang media sosial,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar ASN berhati-hati memberikan reaksi pada sebuah unggahan di media sosial. ASN juga diminta berpikir berulang kali membagikan sebuah konten media sosial, terutama bila konten itu menyangkut hal politik.
“Kepala OPD juga harus bisa menjadi teladan dan selalu mengingatkan jajarannya untuk selalu menunjukkan dan mempertahankan sikap netral,” demikian Suyasa. (*)
Editor : Donny Tabelak