SERIRIT – Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana melantik I Nyoman Sindha sebagai Perbekel Sulanyah, Kecamatan Seririt. Sindha dipercaya sebagai perbekel Pengganti Antar Waktu (PAW) yang akan bertugas hingga tahun 2027 mendatang.
Posisi perbekel di Desa Sulanyah sebelumnya diisi Agus Suhardana. Dia terpilih lewat Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak pada tahun 2021 silam. Semestinya Agus menjabat hingga tahun 2027 nanti.
Sayangnya pada April 2024, Agus melayangkan surat pengunduran diri. Ia menyatakan tidak bisa melanjutkan tugas sebagai perbekel, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Alhasil posisinya digantikan seorang penjabat perbekel, yakni Ketut Arta.
Selama lima bulan, Arta menjalankan roda organisasi di Kantor Perbekel Sulanyah. Dia juga wajib menyiapkan proses pemilihan pengganti antar waktu. Alhasil setelah dilakukan pemilihan perbekel PAW, posisi perbekel kini dipercayakan kepada I Nyoman Sindha.
Dia dilantik sebagai perbekel pada Sabtu (16/9). Pelantikan dilakukan di Gedung Kebudayaan Dharma Tula, Desa Sulanyah, Sabtu (16/9).
Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana meminta agar Nyoman Sindha sebagai perbekel yang baru, segera menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh di desa dalam merumuskan pembangunan. Komunikasi dengan tokoh masyarakat di desa sangat diperlukan untuk menjaga kondusivitas wilayah. “Jangan nanti membuat friksi-friksi ataupun kelompok-kelompok di masyarakat. Karena pada hakekatnya Perbekel wajib menjaga kondusivitas, paling tidak di desa,” ujarnya.
Selain itu Lihadnyana juga meminta agar Sindha cermat dalam mengelola APBDes. Dengan tegas ia menyatakan bahwa desa sudah memiliki anggaran yang besar. Baik itu lewat Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak dan retribusi, hingga pendapatan asli desa. “Gunakan APBDes untuk mendorong kesejahteran masyarakat. Susun program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Musyawarahkan juga dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) melalui musyawarah desa,” demikian Lihadnyana. (*)
Editor : Donny Tabelak