Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang Pemilu, Ikayana Tegaskan Netralitas Alumni Unud

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 3 Desember 2023 | 21:05 WIB
TEGASKAN SIKAP NETRAL : Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra .(Foto: Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)
TEGASKAN SIKAP NETRAL : Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra .(Foto: Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)

DENPASARRadar Bali.id-  Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra sebagai nakhoda Ketua Umum Ikatan Universitas Udayan (Ikayana) yang memiliki tugas besar membangkitkan kembali peran alumni Unud. Setelah pelantikan pengurus kemarin,  Rai Mantra melakukan rebranding karena selama ini terkesan matu suri.

Rai Mantra saat diwawancarai kemari, menekankan  tugasnya saat ini rebranding nama IKAYANA. Bekerja sama dengan pihak swasta  maupun pemerintahan untuk mengembangkan kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia)   mahasiswa Unud.

"Sekitar 130 pengurus. Kami lakukan rebranding. Memformat kembali Ikayana lakukan co-branding. Kartu anggota dikelola bank," ucapnya.

Setelah pelantikan pengurus, akan membentuk orientasi alumni yang baru lulus (fresh greduate) supaya jelas arahnya. Apakah langsung bekerja, wirausaha maupun kembali melanjutkan pendidikan.

"Ini co-branding dengan Wali Kota Denpasar karena mungkin mereka memerlukan magang ingin jadi pegawai negeri. Jadi tidak ada istilah tidak punya ketetapan. Untuk mulai ini Unud harus punya suatu orientasi yang tetap," jelasnya.

Rai Mantra  adalah ketua pertama yang bukan akademisi. Biasanya akademisi atau mantan rektor.  Disinggung mati suri? Ia mengatakan ingin memperbaiki mengangkat marwah universitas.

Memasuki tahun politik, Rai Mantra meminta alumni Unud juga ikut menjaga stabilitas di masyarakat. Meski, peristiwa tidak bisa dihindari tapi Pemilu itu hal biasa terjadi setiap lima tahun sekali. Jangan sampai ada gangguan keamanan karena akan memengaruhi perekonomian. “Banyak orang di sana (Ikayana) berbeda dengan pribadi-pribadi,” tegasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Rai Mantra #Unud Bali