DENPASAR, radarbali.id – I Gusti Agung Ngurah Yadnya Ariestana, SH, MKn, yang lebih dikenal sebagai Ajik Yadnya, putra daerah dari Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, adalah seorang Notaris yang berdedikasi. Bukan hanya membuat akta-akta bidang hukum, tetapi juga menjalani misi besar dalam dunia sosial.
Kehadirannya tidak hanya dikenal sebagai seorang profesional di bidang notaris, tetapi juga sebagai sosok yang gigih dalam mengkampanyekan kegiatan sosial melalui dua proyek uniknya, yaitu Dapur Yadnya dan Punia Yadnya.
Dapur Yadnya memberikan bantuan sembako dan makanan berupa nasi bungkus gratis kepada masyarakat kurang mampu pada saat pandemi covid-19. Aksi sosial itu konsisten dilakukan sampai sekarang.
Bahkan, saat masa vaksinasi, Dapur Yadnya aktif mensukseskan kegiatan vaksinasi dengan berbagi nasi gratis untuk tenaga kesehatan (nakes). Sebab, nakes turut bekerja keras mensukseskan kegiatan tersebut.
Selain itu, aksi sosial Punia Yadnya juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sosialnya. “Punia Yadnya fokus pada berbagi Kursi Roda gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ajik Yadnya.
Kedepannya, Ajik Yadnya mengembangkan peningkatan pendidikan non-formal untuk peningkatan soft skill anak-anak muda.
Dengan latar belakangnya sebagai notaris dan pengalaman panjang bidang hukum dan sosial, Ajik Yadnya memutuskan langkah besar. Ia maju sebagai Caleg DPRD Denpasar nomor urut 7 dari dapil Denpasar Selatan melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
PSI dipilih sebagai kendaraan menuju gedung DPRD Denpasar karena memiliki DNA anti korupsi dan anti intoleransi. “Untuk membawa harapan baru membentuk masyarakat yang lebih adil, berkeadilan, dan berdaya di Kota Denpasar,” jelas Ajik Yadnya. (adv/dra)
Editor : M.Ridwan