Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

I Nyoman Sugawa Korry: Wujudkan Kesimbangan Baru, Siap Perjuangkan Sektor Pertanian dan Pariwisata Bali Berkualitas

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 10 Desember 2023 | 21:50 WIB

 

KESIMBANGAN BARU: Calon Legislatif DPR RI, Dr I Nyoman Sugawa Korry berkomitmen membangun pertanian dan pariwisata yang berkualitas
KESIMBANGAN BARU: Calon Legislatif DPR RI, Dr I Nyoman Sugawa Korry berkomitmen membangun pertanian dan pariwisata yang berkualitas

DENPASAR, radarbali.id - Pemilu Legislatif 2024 sudah memasuki masa kampanye. Para calon legislatif (caleg) diperbolehkan melancarkan kampanye. Ketua DPD Partai Golkar Bali Dr. I Nyoman Sugawa Korry pada Pemilu 2024 depan untuk kali pertama menjadi caleg DPRRI. Menuju Senayan jika terpilih.

Dalam perbincangan di Podcast Jawa Pos Radar Bali, belum lama ini, Sugawa Korry menyebut pilihan ikut merebut kursi DPR RI dapil Bali sebuah keputusan yang tepat. Yaitu, untuk regenerasi di Partai Golkar. Sebab selama atau sudah 4 periode duduk di DPRD Bali.

Saat ditanya apa yang akan diperjuangkan untuk rakyat Bali jika terpilih menjadi legislator Senayan, Sugawa Korry menyatakan sangat fokus dengan bidang pertanian dan juga pariwisata berkualitas. Politisi asal Desa Banyuatis, Buleleng ini sangat dekat dengan para  petani. Berapa kali menyumbangkan bibit dan juga membantu memberikan pelatihan untuk pengusaha yang menekuni bidang pertanian.

Dalam podcast Radar Bali, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali ini menginginkan pertanian kembali Berjaya seperti tahun 1970an. Pada masa itu  Kontribusi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto)didominasi oleh pertanian kurang lebih 67 persen.  Tidak seperti saat ini pertanian terus merosot. “Ketergantungan besar sektor pariwisata yang dikelilingi kelemahan. Salah satu isu perang, atau bom Bali, penyakit terjun bebas langsung sehingga riskan,” kata Sugawa.

Menurut Sugawa, supaya perekonomian Bali aman kuat perlu keseimbangan baru. Formulasinya pariwisata tidak boleh dijual murah. Bukan pariwisata massa tapi  pariwisata yang berkualitas.

Sektor pertanian didorong untuk berkembang dengan  didukung industri pengolahan sehingga tidak diproduksi bahan mentah saja.  Maka, dibutuhkan peran pemerintah mengintervensi membantu, menyiapkan anggaran dan teknologi.

 Baca Juga: Pentolan Repdem Eks Kader Muda Andalan PDIP Turun Bakar Semangat Tim Kampanye Prabowo-Gibran, Sugawa Korry Sebut Begini

“Pertanian di Bali lahannya terbatas, sektor pertanian dibuat kebijakan mengarah pada produk yang berkualitas sehingga lebih bernilai,:”jelasnya.

Produksi pertanian harus diolah bukan hanya menghasil barang mentah. Maka, juga dibutuhkan  pasar lebih terbuka. Justru  pemerintah harus merangkul investor yang concern dengan pertanian dengan membuat industri pengolahan produk pertanian.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Bali Sugawa salah satu kerja nyatanya menginisiasi  membuat produk aturan daerah yaitu Perda Perlindungan Buah Lokal yang mewajibkan menggunakan buah lokal.

 Baca Juga: Sambut Musim Tanam, Sugawa Korry Sumbang Ribuan Bibit Jagung

 Disinggung mengenai  ketimpangan ekonomi,  Sugawa memiliki konsep dengan mendorong kesimbangan baru pada  struktur ekonomi. Jadi, sektor  pertanian diperkuat dengan didukung sektor industri pengolahan. Bukan berarti pariwisata ditinggalkan tapi, diperkuat dengan cara  pariwisata mengarah pariwisata berkualitas.

"Jangan dijual murah intinya. Kesimbangan ini terjadi jika infrastruktur berlaku seimbang. Saat ini serba di Bali Selatan," jelasnya. 

Sugawa menceritakanketika ia ke Angkasa Pura beberapa hari lalu,  ia miris dengan data kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai 25 juta, yang sementara ini  sudah 19 juta penumpang yang dilayani. Maka dari itu dibutuhkan bandara baru. 

Ia menuturkan, sebelumnya Sugawa tidak pernahcawe-cawe  tentang bandara Bali Utara, tapi ia merasa terketuk saat ada pernyataan dari ketua umum partai   tidak setuju dengan pembangunan bandara di Bali Utara.

"Saat itu lah saya mulai berbicara. Saat itu juga  persis ada diskusi  pembahasan RTRWP salah satu materinya  menghapus lokasi itu (bandara, red)," jelasnya. 

Pada pembahasan perubahan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), Sugawa sebagai pimpinan  Partai Golkar melalui Fraksi meminta untuk  meneruskan berjuang supaya rencana bandara  tidak tercoret. Akhirnya   rencana pembangunan bandara Bali Utara  itu tetap masuk. 

"Bahwa bandara di Bali Utara tetap direncanakan dan  diberikan peluang  tapi dimana lokasinya diserahkan undang-undang," jelasnya. 

Tidak mengenai perekonomian, Sugawa Korry menginginkan mewujudkan konsolidasi politik antara anggota DPR RI dari Bali.  Jika duduk di Senayan ingin mengkonsolidasi kekuatan politik Bali. Karena selama ini anggota DPR RI hampir  tidak pernah konsolidasi isu yang sama untuk kepentingan bali berjalan sendiri-sendiri.

"Jadi berjalan sendiri-sendiri saya ingin satu komunikasi intensif. Baik legislatif DPR dan DPD, tentu juga  gubernur dan pimpinan DPRD disini,"harapnya.***

Editor : M.Ridwan
#pariwisata berkualitas #Ketua DPD Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry #caleg dpr ri #dapil bali #i nyoman sugawa korry #radarbali